Leicester Vs Manchester City, Ranieri Terancam Dipecat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Leicester City Claudio Ranieri bersama dengan Wes Morgan, mengangkat piala Liga Inggris saat merayakan kemenangannya bersama dengan ribuan penggemarnya di Victoria Park, 16 Mei 2016. AP/Rui Vieira

    Manajer Leicester City Claudio Ranieri bersama dengan Wes Morgan, mengangkat piala Liga Inggris saat merayakan kemenangannya bersama dengan ribuan penggemarnya di Victoria Park, 16 Mei 2016. AP/Rui Vieira

    TEMPO.CO, Jakarta - Leicester City akan menjamu Manchester City dalam laga lanjutan Liga Inggris, Ahad dinihari, 11 Desember 2016. Ini bisa menjadi laga penentuan nasib bagi Claudio Ranieri, pelatih klub itu.

    Desakan untuk menurunkan Ranieri dari kursi pelatih Leicester mulai menggaung setelah klub itu dibungkam FC Porto 5-0 pada laga terakhir babak grup Liga Champions, Rabu lalu. Meskipun Leicester tetap lolos dengan predikat juara grup, suporter klub itu merasa terpukul atas kekalahan sebesar itu.

    “Kami juara Liga Inggris musim lalu, tapi sekarang kami terseok-seok di papan bawah dan kalah 5-0. Saya rasa petinggi klub harus mengganti Ranieri,” ujar seorang suporter Leicester di akun media sosial.

    Kekalahan telak itu tampak menjadi gong habisnya kesabaran pendukung Leicester. Meskipun kecewa atas kekalahan itu, Ranieri masih bisa berkilah. Dia menyatakan sengaja tak menurunkan skuad terbaiknya demi menghadapi Manchester City di Stadion King Power, Ahad malam nanti.

    Leicester mengganti sembilan pemain intinya pada laga itu. Ranieri hanya menurunkan Danny Drinkwater dan Wes Morgan bersama tim lapis kedua.

    “Saya tak menyesal karena saya memberikan kesempatan kepada semua pemain saya. Jika saya membutuhkan kemenangan atau hasil imbang, saya akan membawa tim inti saya. Tapi ada pertandingan sulit lain pada akhir pekan nanti melawan Manchester City, sementara kami sudah lolos sebagai juara grup,” ucapnya

    Musim ini, Jamie Vardy cs terus menuai hasil buruk di Liga Inggris hingga hanya bercokol di posisi ke-16 klasemen sementara. Torehan 13 angka dari 14 laga tak menunjukkan kualitas tim itu sebagai juara Liga Primer Inggris musim lalu.

    Laga melawan Manchester City akan menjadi pertaruhan karier Ranieri. Kemenangan akan membuktikan dalih Ranieri selama ini bahwa tim itu menuai hasil buruk di kompetisi domestik karena berkonsentrasi di Liga Champions. Sebaliknya, kekalahan akan membuat suporter The Foxes semakin murka.

    REUTERS | BBC | FEBRIYAN

    Baca:
    Stefano Lilipaly, Timnas, dan Kebanggaan Jadi Orang Indonesia
    Ketajaman Thailand Jadi Ancaman bagi Timnas, Lihat Videonya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?