Final AFF, Timnas Dapat Banyak Hadiah Buah Saat Latihan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pesepak bola Tim Nasional Indonesia melakukan lari kecil saat latihan menjelang pertandingan final Piala AFF di Karawaci Tangerang, Banten, 9 Desember 2016. Timnas Indonesia akan menghadapi timnas Thailand di Final. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Sejumlah pesepak bola Tim Nasional Indonesia melakukan lari kecil saat latihan menjelang pertandingan final Piala AFF di Karawaci Tangerang, Banten, 9 Desember 2016. Timnas Indonesia akan menghadapi timnas Thailand di Final. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia sudah beberapa kali melakukan latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci Tangerang, Banten. Namun pada latihan hari Minggu, saat bersiap berlatih mereka menyaksikan hal berbeda.

    "Tiba-tiba banyak buah di sini. Tidak seperti biasa. Apa karena kita masuk final ya? Sebelumnya banyak yang tak acuh," kata petugas media Timnas Indonesia, Bandung Saputra, di lapangan SPH Karawaci, Minggu.

    Menurut dia, bermacam-macam buah mulai pisang, apel, pir hinggi jeruk yang berada di tribun itu sudah ada sejak seluruh personel timnas masuk ke lapangan latihan. Sontak hal itu membuat beberapa ofisial timnas pun bertanya-tanya.

    "Biasanya, kalaupun ada buah kami yang bawa. Untuk saat ini ada kejutan. Kamipun tidak tahu siapa yang bawa ke sini," kata ofisial paling muda di timnas Merah Putih tersebut sambil tersenyum.

    Keikutsertaan Timnas Indonesia di Piala Asosiasi Sepakbola ASEAN (AFF) 2016 awalnya terbilang dipandang sebelah mata. Bahkan, pelatih Alfred Riedl tidak bisa mengambil semua pemain terbaik di Indonesia lantaran terhalang aturan bahwa satu tim (klub) maksimal hanya mengirimkan dua pemain untuk timnas.

    Namun, pelatih asal Austria itu tidak gentar. Berbekal pemain yang ada, Tim Garuda tetap berjuang pada babak penyisihan Grup A di Manila, Filipina. Pada pertandingan pertama, Indonesia bahkan harus kalah telak 2-4 dari sang juara bertahan, Thailand.

    Namun, Andik Vermansah dan kawan-kawan tetap mencoba bangkit dan sukses menahan tuan rumah Filipina dengan skor 2-2. Hasil ini memberikan motivasi sendiri bagi pemain. Dan akhirnya mampu mengalahkan Singapura 2-1, dan hasil ini membawa timnas ke semifinal meski sempat tidak diunggulkan.

    Masuknya Timnas Indonesia yang dipimpin kapten Boaz Solossa itu ke semifinal langsung mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Terbukti saat latihan di Stadion Pakansari, ratusan masyarakat mendukung langsung di pinggir lapangan.

    Bahkan, Timnas Indonesia dalam pertandingan semifinal resmi melawan Vietnam membuat 27.000 tiket terjual. Stadion milik Pemerintah Kabupaten Bogor itu penuh.

    Timnas Indonesia pun menang 2-1 atas Vietnam di Stadion Pakansari. Dan, Timnas Garuda dalam pertandingan semifinal kedua di Vietnam mampu menahan tuan rumah 2-2. Agregat gol menjadi 4-3, sehingga Stefano Lilipaly dan kawan-kawan berhak lolos ke final untuk menghadapi Thailand.

    Pertandingan final pertama Piala AFF 2016 digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/12) dan pertandingan final kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12).

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.