Jumpa Porto di Liga Champions, Nedved Minta Juve Hati-hati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pavel Nedved ketikas masih bermain untuk Juventus. calcionews.net

    Pavel Nedved ketikas masih bermain untuk Juventus. calcionews.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Pavel Nedved mengingatkan pemain Juventus untuk tidak menganggap remeh FC Porto, lawan yang harus dihadapi di babak 16 besar Liga Champions.

    Juventus melangkah ke fase knockout usai menjadi juara Grup H, sedangkan Porto kalah bersaing dengan debutan Leicester City. Meski menjadi favorit dalam pertandingan ini, Nedved yang kini menjadi petinggi Si Nyonya Tua eminta pemain Juve untuk tetap memandang laga dengan serius.

    “Hasil undian baik bagi kami? Semua itu relatif,  anda tidak harus meremehkan lawan anda pada tahap kompetisi," ujar Nedved di situs resmi Juventus.

    "Ada harapan besar di Juve sekarang untuk mencapai perempat final dengan mudah, hanya karena di kandang anda memenangkan Scudetto."

    “Pada kenyataannya, banyak hal yang tidak pernah sederhana dalam sepak bola: kami punya dua pertandingan sulit untuk dihadapi sebelum kami bahkan dapat berpikir tentang babak berikutnya."

    "Porto harus dihadapi dengan hati-hati mengingat bahwa mereka telah menyingkirkan tim Italia. Jika mentalitas anda tidak benar pada tingkat ini, anda akan kalah."  

    “Kami senang dengan kemajuan kami sejauh ini; kredit harus diberikan kepada staf dan pemain atas apa yang telah mereka capai di paruh pertama musim ini."

    "Dalam derby pada hari Minggu kami menunjukkan semua tentang Juve, tim yang jarang tertatih-tatih di panggung besar. Meskipun kami membuat awal yang buruk melawan Torino, kami bersatu dan membalikkan hasil.”

    BISNIS.COM

    Baca:
    Tidak Bisa Nonton Final AFF, Jokowi Minta Timnas Buat Rekor
    Gara-gara Karius, Klopp dan Neville Berbalas Pantun Sinis
    Radja Nainggolan Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF
    Duel Pogba Bersaudara di Liga Europa, Simak 6 Fakta Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.