Ini Rahasia Chelsea Menang 10 Kali Beruntun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea Cesc Fabregas menahan bola dengan dadanya saat bertanding melawan West Bromwich Albion dalam pertandingan liga Primer Inggris di stadion Stamford Bridge di London, Inggris, 11 Desember 2016. REUTERS

    Pemain Chelsea Cesc Fabregas menahan bola dengan dadanya saat bertanding melawan West Bromwich Albion dalam pertandingan liga Primer Inggris di stadion Stamford Bridge di London, Inggris, 11 Desember 2016. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Chelsea meraih kemenangan kesepuluh secara beruntun setelah mengalahkan Sunderland 1-0 pada laga Kamis dinihari tadi. Klub ini mengukuhkan posisinya di puncak klasemen, berjarak enam angka dari Arsenal dan Liverpool yang berada di posisi kedua dan ketiga. 

    Hebatnya lagi, Chelsea mencatatkan rekor delapan pertandingan tak kebobolan dalam sepuluh laga terakhirnya. Kokohnya pertahanan Chelsea membuat tim ini menjadi tim dengan selisih gol paling banyak di Liga Inggris, meskipun bukan tim yang paling banyak mencetak gol ke kandang lawan.

    Baca: Heboh KW Zulham Zamrun di Piala AFF

    Gelandang Cesc Fabregas, yang mencetak gol kemenangan Chelsea atas Sunderland, menilai raihan itu terjadi karena timnya bermain dengan sangat efektif. Formasi 3-1-4-2 yang diterapkan Conte, menurut dia, memberikan Chelsea kekuatan yang berimbang saat bertahan dan menyerang. "Saya memiliki banyak pemain dan ruang yang banyak di depan saya dan juga yang melindungi saya di belakang," ujarnya.

    Selain itu, Fabregas mengatakan ketajaman lini serang Chelsea sangat luar biasa musim ini. Hazard dan Diego Costa sudah kembali ke performa terbaiknya seperti dua musim lalu saat Chelsea menjuarai Liga Inggris. "Kami harus membunuh pertandingan setiap kami memiliki kesempatan," katanya. 

    Baca: 5 Fakta tentang Hansamu Yama, Bintang Muda Timnas Indonesia

    Fabregas, yang sempat hanya menjadi penghangat bangku cadangan setelah kehadiran Conte, mengaku sudah mulai bisa beradaptasi dengan gaya permainan yang diterapkan si pelatih. Dia berharap terus mendapat tempat di tim inti Chelsea.

    "Orang mungkin lupa bahwa laga ini adalah kedua kalinya saya bermain dalam sistem ini, dan saya sudah mulai terbiasa. Semoga sekarang saya bisa mendapat lebih banyak tempat di tim," tuturnya.

    THESUN | FEBRIYAN

    Baca:
    Timnas Terbang ke Thailnad, Andik Gunakan Kursi Roda
    Final Piala AFF, Hansamu Yama Pranata Dipuji Media Asing
    Manchester United Menang tapi Dikritik, Apa Kata Mourinho?



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.