Menang Lagi, Bos Manchester United: Kami Tak Terhentikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United, Paul Pogba menahan bola di udara dengan kakinya, saat berebut dengan pemain Crystal Palace, James McArthur dalam laga Liga Primer Inggris di stadion Selhurst Park, Inggris, 14 Desember 2016. REUTERS

    Pemain Manchester United, Paul Pogba menahan bola di udara dengan kakinya, saat berebut dengan pemain Crystal Palace, James McArthur dalam laga Liga Primer Inggris di stadion Selhurst Park, Inggris, 14 Desember 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester United Jose Mourinho senang dengan performa skuadnya yang berhasil menang 1-2 saat menghadapi Crystal Palace. Menurut dia, United bermain baik meskipun mencetak gol kemenangan beberapa menit menjelang pertandingan berakhir.

    Mourinho menilai Palace merupakan lawan yang cukup tangguh. Menurut dia, itulah alasan anak asuhnya kesulitan mencetak gol pada babak pertama meskipun menguasai pertandingan. Gol United baru tercipta pada menit terakhir sebelum turun minum melalui Paul Pogba.

    Pada babak kedua, menurut Mourinho, Palace sempat mengejutkan karena bangkit dari dominasi Zlatan Ibrahimovic cs. Bahkan Palace sempat mengejar ketertinggalan melalui gol James Mc Arthur pada menit ke-66.

    "Ini laga yang sangat sulit. Kami bermain baik pada babak pertama, mampu mengontrol pertandingan dan mencetak gol. Pada babak kedua, mereka beraksi, tapi kami bisa meredam reaksi mereka," ujarnya.

    Mourinho menilai periode terbaik dalam pertandingan itu adalah 20 menit terakhir. Menurut dia, skuad Setan Merah mampu menciptakan banyak peluang, sehingga akhirnya Ibrahimovic mampu mencetak gol.

    "Periode terbaik kami dalam pertandingan adalah 20 menit terakhir. Kami tak terhentikan. Kami menciptakan banyak peluang. Saya senang dengan reaksi para pemain," tuturnya.

    BBC | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.