Indonesia Kalah di Piala AFF, Boaz: Kami Sudah Maksimal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Indonesia Boaz Solossa, dikawal ketat pemain Vietnam pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. Laga berakhir dengan skor imbang 2-2. TEMPO/Pius Erlangga

    Penyerang Indonesia Boaz Solossa, dikawal ketat pemain Vietnam pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. Laga berakhir dengan skor imbang 2-2. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Bangkok - Kapten timnas Indonesia, Boaz Solossa mengaku dirinya dan pemain yang lain sudah bermain maksimal pada pertandingan penentuan juara Piala AFF melawan Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, pada Sabtu, 17 Desember 2016.

    Boas mengakui kemampuan tim lawan di atas kemampuan tim Indonesia. Meski timnas telah memberikan kemampuan terbaiknya, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

    "Kami sudah berusaha maksimal. Memang kami juga punya peluang, tapi kami memang kurang beruntung sehingga tidak bisa mencetak gol. Thailand memang bermain bagus," kata Boaz Solossa usai pertandingan.

    Pada pertandingan penentuan ini, Indonesia harus menyerah dengan skor 0-2. Padahal jika timnas Garuda ingin menjuara kejuaraan dua tahunan ini hanya butuh hasil imbang setelah dipertandingan final pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu 14 Desember 2016 menang dengan skor 2-1.

    Dengan kekalahan 0-2 ini, Boaz Solossa dan kawan-kawan kalah dengan agregat 2-3. Hasil ini jelas membuat kecewa seluruh pemain karena peluang untuk menjadi yang sudah di depan mata sirna di Thailand. Meski demikian, pemain Persipura ini sudah memiliki harapan untuk tim ke depannya.

    "Kita harus bisa mempersiapkan timnas lebih lama. Seperti halnya Thailand. Proses untuk membangun tim saat ini membutuhkan waktu lama sehingga bisa bermain maksimal dalam sebuah kejuaraan internasional," kata Boaz.

    Terkait dengan pemain timnas yang saat ini ada, Boaz mengaku memang banyak yang potensial. Mereka selama kejuaraan Piala AFF 2016 berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ke depan, diharapkan persiapan timnas jauh lebih bagus karena banyak kejuaraan yang bakal dihadapi.

    Boaz saat ini sudah memasuki usia 30 tahun. Meski demikian, jika masih dibutuhkan, ia mengaku masih ingin kembali untuk memperkuat timnas. Sebelum pensiun dari dunia bola nasional, ia ingin bisa mempersembahkan hasil terbaik bagi timnas Indonesia.

    Setelah Piala AFF, timnas Indonesia akan menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia. Setelah itu Garuda juga akan dihadapkan dengan Asian Games 2018 yang pelaksanaannya bakal digelar di Jakarta dan Palembang.

    ANTARA | DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.