5 Rahasia di Balik Keberhasilan Liverpool Menekuk Everton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool, Sadio Mane menaklukan penjaga gawang Everton, Joel Robles dan mencetak satu-satunya gol dalam laga Liga Primer Inggris di Goodison Park, Liverpool, 20 Desember 2016. Clive Brunskill/Getty Images

    Pemain Liverpool, Sadio Mane menaklukan penjaga gawang Everton, Joel Robles dan mencetak satu-satunya gol dalam laga Liga Primer Inggris di Goodison Park, Liverpool, 20 Desember 2016. Clive Brunskill/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Liverpool berhasil menumbangkan Everton dengan skor 0-1. Meskipun bermain di kandang rival sekotanya itu, Liverpool mampu mengunci kemenangan yang membuat mereka kini menguntit pemuncak klasemen Chelsea.

    Kemenangan anak asuh Juergen Klopp itu tak lepas dari 5 faktor kunci, yaitu:

    1. Lini Belakang Solid
    Lini belakang Liverpool tampil apik pada laga melawan Everton. Buktinya, lini serang Everton hanya mampu membuat 6 tembakan dan hanya 1 yang mengarah ke gawang mereka.
    Ragnar Klavan yang menjadi pemain terbaik pada laga itu patut mendapat pujian. Dia berhasil mematikan penyerang Everton, Romelu Lukaku, sehingga tak banyak mendapatkan peluang menjebol gawang Simon Mignolet.

    2. Fisik Tangguh
    Para punggawa The Reds, menunjukan bahwa mereka stamina yang tinggi pada laga derby itu. Mereka terus melakukan tekanan selama 90 menit dan terus berlari setiap kali pemain Everton menguasai bola. Penampilan seperti ini yang hilang dari Liverpool pada dua hasil buruk saat mereka dikalahkan Bournemouth dan diimbangi West Ham.

    3. Mental Juara
    Semangat pantang menyerah hingga menit akhir juga mereka buktikan. Terbukti kemenangan mereka tercipta pada masa perpanjangan waktu. Skuad The Reds terlihat tak ingin kehilangan satu angka pun pada sisa paruh musim ini.

    4.Organisasi Permainan Rapi
    Liverpool sekali lagi membuktikan bahwa mereka memiliki organisasi permainan yang sangat rapi. Umpan-umpan pendek mengalir dari kaki ke kaki dipadu dengan kecepatan lini depannya membuat Liverpool mampu mendominasi bola hingga 68 persen.

    5. Kejelian Klopp
    Insting Klopp memasukan Daniel Sturridge pada menit ke-82 terbukti ampuh. Kehadiran Sturridge yang menggantikan Divock Origi membuat lini serang The Kopp semakin berbahaya. Gol Sadio Mane merupakan kerja keras Sturridge setelah bola sepakannya menerpa tiang gawang.

    DAILYMAIL|BBC|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.