Penggarapan Stadion Batakan Ditargetkan Selesai 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepak bola. Arenaplay.net

    Ilustrasi sepak bola. Arenaplay.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan Stadion Batakan di Balikpapan, Kalimantan Timur, sudah memasuki tahap akhir, yaitu pemasangan rumput lapangan hijau.

    "Begitu rumputnya tiba, segera kami pasang," kata Pengendali Lapangan Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan Usman, Selasa, 20 Desember 2016.

    Saat ini rumput khusus pesanan dari Malang, Jawa Timur tersebut masih dalam perjalanan dengan kapal laut dari Surabaya. Rumput akan ditanam dalam ukuran 20X20 cm. Panjang lapangan hijau adalah 105 meter dan lebar 68 meter.

    Stadion Batakan dibangun sebagai proyek tahun jamak dengan total anggaran Rp1,2 triliun. Kontraktor pelaksananya PT Waskita Karya.

    Pada Selasa 20/12 tampak puluhan pekerja tengah menyelesaikan pemasangan atap stadion dan penuntasan penyiapan lapangan hijau. Pada tahap pertama pengerjaan, area lapangan dicor dengan beton, lalu ditutup pasir, kemudian ditambahkan tanah serta tanah humus (top soil) tempat rumput tumbuh nanti.

    "Ya bawahnya lapangan dibeton ini baru di Balikpapan. Biasanya langsung tanah. Pertimbangannya karena lokasi stadion ini dekat laut. Kita jaga supaya kondisi lapangan tidak turun," kata Usman.

    Selanjutnya pekerjaan dengan dana dari APBD 2017 adalah pemasangan bangku penonton, pembuatan areal parkir dan jalan masuk, termasuk lanjutan penuntasan pembebasan lahan.

    "Tahun ini kami tidak sediakan bangku karena memang tidak termaktub dalam kontrak," kata Usman.

    Bila sudah ada nanti, bangku-bangku stadion yang warna-warnni bisa disusun sedemikian rupa mengikuti pola yang menarik. Tulisan PERSIBA sebagai klub yang menggunakan stadion itu sebagai markas juga dapat dibuat di tribun dengan menyusun pola yang sudah ditentukan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.