Aston Villa Tolak Tawaran Liverpool untuk Bek Kiri Mudanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Pedro Rodriguez, mencetak gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris  melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, 2 April, 2016.  Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

    Pemain Chelsea, Pedro Rodriguez, mencetak gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, 2 April, 2016. Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Utama Aston Villa, Tony Xia, menyatakan pihaknya telah menolak tawaran dari Liverpool dan beberapa klub lainnya untuk bek kiri muda Jordan Amavi. Menurut dia, Amavi akan menjadi pemain besar di bawah asuhan Manajer Steve Bruce.

    Laman The Sun menyebutkan, Liverpool dan Marseille menjadi peminat serius Amavi. Bek asal Prancis itu tampil cemerlang musim ini bersama Villa di divisi II Liga Inggris. Liverpool bahkan telah mengajukan penawaran senilai 25 juta pound sterling atau sekitar Rp 367 miliar untuk memboyong pemain 22 tahun itu.

    ”Saya bisa katakan bahwa kami telah menolak tawaran senilai 25 juta pound sterling untuk Jordan Amavi. Dia akan menjadi pemain besar di Aston Villa,” ujar Xia.

    Amavi sebenarnya telah berada di Villa sejak musim lalu. Namun pemain yang dibeli dari Nice itu gagal menunjukkan sinarnya karena cedera, yang membuat dia harus absen selama setengah musim lebih.

    Musim ini, Amavi menjadi kekuatan utama Villa untuk kembali ke Liga Primer Inggris. Dia tak pernah absen dalam 17 laga terakhir Villa.

    Liverpool sendiri membutuhkan tenaga Amavi untuk melapis James Milner di sisi kiri pertahanannya yang telah uzur. Manajer Juergen Klopp tampak masih belum cocok dengan Alberto Moreno, yang musim ini tak banyak mendapatkan waktu bermain.

    Selain Liverpool dan Marseille, Amavi dikabarkan menarik perhatian klub-klub asal Cina. Namun Xia tampaknya tak akan melepas aset berharganya itu musim ini.

    THESUN | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.