Pelatih Inggris Southgate Ingin Bawa Inggris Jadi Tim No 1

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gareth Southgate, manajer baru Inggris. AP/Frank Augstein

    Gareth Southgate, manajer baru Inggris. AP/Frank Augstein

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Inggris yang baru Gareth Southgate ingin membuat negara adikuasa sepak bola itu memuncaki dunia, ucapnya pada pesan Tahun Baru pada Minggu.

    Inggris terpuruk ke posisi ke-13 dalam peringkat FIFA dan gagal memberikan dampak apapun pada turnamen-turnamen utama untuk dekade-dekade mendatang namun Southgate yang tidak sabar dengan tugas di depan matanya.

    Baca juga: Berenang, Kimberly Ryder Terlihat tanpa Baju?

    "Kami menghuni peringkat ke-13 dunia dan pada dua turnamen terakhir kami tidak lolos ke fase grup," kata Southgate, yang ditunjuk sebagai manajer penuh waktu pada November setelah empat pertandingan menangani tim dengan status percobaan.

    "Ada hadangan-hadangan tertentu yang harus kami lalui namun bagi saya ini merupakan peluang bagus dan potensinya besar."

    "Saya tidak memiliki rasa takut pada apa yang ada di depan karena saya hanya melihat apa yang memungkinkan. Bagaimana kami melaju untuk menjadi tim peringkat satu di dunia?"

    "Kami harus mengantarkannya, kami harus bekerja keras, kami harus bekerja dengan cerdas. Saya mencari apa yang dapat dicapai, saya tidak berpikir mengenai hal lain."

    Southgate mengambil alih tim setelah periode kacau-balau untuk Inggris. Setelah penampilan buruk pada Piala Dunia 2014 ketika mereka tersingkir di fase grup, mereka kemudian disingkirkan Islandia pada 16 besar Piala Eropa 2016, yang memicu pengunduran diri manajer Roy Hodgson.

    Pengganti Hodgson, Sam Allardyce, hanya bertahan 67 hari sebelum mengundurkan diri akibat sempat terpergok oleh pewarta surat kabar yang mewawancarainya secara rahasia untuk merekam pernyataan yang mengatakan "ada peluang untuk mengatur peraturan-peraturan FA seputara transfer pemain."

    Di bawah asuhannya Inggris tidak terkalahkan, jika tidak meyakinkan, dalam empat pertandingan dengan kemenangan atas Malta dan Skotlandia, dan imbang dengan Slovenia dan Spanyol.

    Ia memukau dengan realisme dan visinya untuk masa depan, dan tidak takut untuk menyuarakan opininya.

    Saat mengambil alih, ia berbicara mengenai keperluan untuk "kerendahan hati" pada skuad yang berisi para pemain-pemain jutawan.

    Meneruskan tema itu Southgate, yang telah 57 kali memperkuat timnas Inggris, mengatakan ia mencermati mengenai meningginya gaji para pemain.

    "Pemain-pemain yang sangat terbaik memiliki gebrakan itu dan itulah mengapa mereka berada di puncak," tuturnya.

    "Perhatiannya adalah untuk pemain muda manapun di akademi, yang tidak cukup bagus untuk masuk tim pertama, namun pikiran mereka karena Anda mendapatkan banyak uang tanpa mencapai apapun."

    "Jika Anda tidak memiliki gebrakan dari dalam, ada bahaya bahwa Anda tidak akan pernah benar-benar menjadi profesional atau pemain di tim pertama. Dalam tahun-tahun mendatang, mereka dapat melihat ke belakang dan memiliki penyesalan yang besar."

    Southgate telah mengatakan sebelumnya bahwa Rooney akan tetap menjadi kapten tim, bahkan jika penyerang Manchester United itu tidak dijamin menjadi pemain tim inti. Mantan pelatih Middlesbrough itu menginginkan lebih banyak kepemimpinan dalam segenap skuad.

    "Pada momen-momen yang berbeda Anda harus memiliki orang-orang yang berbeda untuk mengambil kepemimpinan, apakah itu cukup berani untuk mengambil bola atau berbicara kepada yang lain, mendapatkan mentalitas mereka kembali," katanya.

    "Banyak tanggung jawab pada beberapa tahun terakhir yang dibebankan ke bahu Wayne; Itu semestinya dibagi, itu mestinya dikembangkan, dan itu bukan hanya di dalam lapangan namun di luar lapangan pada khususnya."

    Pertandingan Inggris berikutnya adalah menjamu Lithuania pada kualifikasi Piala Dunia pada 26 Maret.2017, demikian Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.