Guardiola Ingin Boyong Alaba Dari Muenchen ke Manchester City  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekpresi pemain Bayern Munchen, David Alaba setelah tendangannya membentur gawang Atletico Madrid pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, 28 April 2016. Reuters / Juan Medina

    Ekpresi pemain Bayern Munchen, David Alaba setelah tendangannya membentur gawang Atletico Madrid pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, 28 April 2016. Reuters / Juan Medina

    TEMPO.CO, Jakarta - Pep Guardiola ingin memboyong mantan anak asuhnya di Bayern Muenchen, David Alaba, ke Manchester City pada bursa transfer Januari ini. Alaba dinilai cocok mengatasi masalah di sisi kiri pertahanan City.

    Laman The Sun, 5 Januari 2017, menyebutkan Alaba merupakan target utama Guardiola untuk mengisi posisi bek sayap kiri. Dia sudah terbukti cocok dalam skema permainan tiki-taka milik Guardiola saat menangani Muenchen.

    Alaba dinilai memiliki kecepatan serta ketahanan fisik yang mumpuni untuk terus turun naik membantu pertahanan dan penyerangan dari sisi sayap. Selain memiliki kemampuan individu yang mumpuni, pemain asal Austria itu memang dikenal memiliki napas kuda.

    Manchester City sendiri mengalami krisis di lini bek sayap. Dua bek sayap kiri klub itu, Aleksandar Kolarov dan Gael Clichy, kini sudah berusia 31 tahun. Apalagi Kolarov akan habis kontraknya pada akhir musim nanti.

    Namun untuk mendapatkan Alaba bukan perkara mudah. Muenchen tak akan melepas pemain 24 tahun itu tanpa perlawanan, apalagi Alaba masih memiliki kontrak hingga 2021 dengan klub asal Jerman itu.

    Bukan hanya itu, Guardiola juga akan menghadapi persaingan dari rival sekotanya, Manchester United, dan Arsenal. United sejak lama mengincar pemain yang juga bisa bermain sebagai gelandang serang itu, sementara Arsenal memiliki keuntungan sebagai klub idola Alaba pada masa kecil.

    THESUN | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.