Sabtu, 24 Februari 2018

Persebaya Kembali Diakui PSSI, Ini Kata Andik Vermansyah

Oleh :

Tempo.co

Senin, 9 Januari 2017 19:52 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persebaya Kembali Diakui PSSI, Ini Kata Andik Vermansyah

    Andik Vermansyah. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain Persebaya yang kini berkarir di Selangor FA Malaysia, Andik Vermansyah, mengaku bersyukur bahwa status Persebaya Surabaya akhirnya dipulihkan menjadi anggota PSSI dan bakal dimasukkan pada Divisi Utama.

    "Alhamdulillah akhirnya Persebaya bisa kembali lagi," ujarnya di Kuala Lumpur, Senin, ketika dimintai tanggapan hasil Kongres PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu.

    Pria yang mulai meniti karir di Persebaya pada 2006 ini berharap agar prestasi Persebaya bisa melambung tinggi baik di Indonesia hingga Asia.

    "Saya berharap nama Persebaya melambung tinggi. Melambung dengan prestasi. Semoga bibit-bibit pemain dari Surabaya lebih banyak lagi dan bisa menyumbang banyak pemain ke tim nasional," katanya.

    Andik Vermansyah meniti karir di Persebaya mulai 2006 kemudian pada 2013 ke Selangor FA Malaysia hingga sekarang. Andik kini menempati posisi winger atau sayap di klub tersebut.

    Koordinator Bonek Malaysia, Aditia Gilang Ramadhani, juga menyambut gembira dengan keputusan PSSI tersebut walaupun tidak sesuai dengan harapan Bonek dan statuta PSSI sendiri yakni Persebaya harus main di liga super.

    "Semoga sepak bola di Indonesia bisa lebih baik dan PSSI tidak membuat kebijakan-kebijakan kontroversial yang menyalahi peraturan mereka sendiri seperti yang dialami tujuh klub terhukum," katanya.

    Dia mengharapkan kepada Bonek agar tidak terlena dengan euforia tersebut tetapi tetap kritis dan berjuang karena perjuangan sesungguhnya adalah mengawal Persebaya di Liga Indonesia," katanya.

    Bonek Malaysia saat ini beranggotakan sekitar 100 orang tersebar mulai dari Perlis hingga Sabah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.