Posting Komentar '10 Lawan 12', Bacary Sagna Terancam Sanksi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City, Bacary Sagna melakukan selebrasi usai timnya berhasil menang atas Paris St Germain dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions di stadion Etihad, Inggris, 12 April 2016. Manchester City menang tipis dengan skor 1-0. REUTERS

    Pemain Manchester City, Bacary Sagna melakukan selebrasi usai timnya berhasil menang atas Paris St Germain dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions di stadion Etihad, Inggris, 12 April 2016. Manchester City menang tipis dengan skor 1-0. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek Manchester City Bacary Sagna terancam sanksi akibat komnetar yang ditulisnya di Instagram yang dianggap mempertanyakan integritas wasit Lee Mason.

    Sagna, pemain belakang Timnas Prancis yang main untuk The Citizens sejak 2014, menulis “10 lawan 12” di akun Instagram-nya terkait dengan keputusan Mason yang memberi kartu merah terhadap gelandang City Fernandinho pada menit ke-32 ketika timnya menang 2-1 atas Burnley di Liga Primer pada 2 Januari.
    Komentar Sagna itu telah dihapus dari Instagram-nya. Namun, Football Association (FA), otoritas sepak bola Inggris, tetap menganggap bahwa komentar itu mempertanyakan integritas Mason.

    “Komentar yang diposting bek Manchester City merupakan tindakan yang tidak benar karena mempertanyakan integritas wasit,” demikian pernyataan FA pada Rabu pagi WIB (11/1/2017).

    Sagna, 33 tahun, masih mempunyai waktu hingga 13 Januari 2017 untuk memberikan sanggahan. Fernandinho sendiri menerima skorsing empat pertandingan akibat kartu merah itu.

    Fernandino, yang punya nama asli Fernando Luiz Roza, bergabung dengan The Citizens dari klub Ukraina Shakhtar Donetsk pada 2013. Dalam enam laga terakhir di semua kompetisi dia menerima tiga kartu merah.

    Sebelumnya dia kena kartu merah ketika City kalah 1-3 di kandang sendiri, Stadion Etihad, dari pemimpin klasemen Chelsea, pada awal Desember 2016, akibat menghajar Cesc Fabregas di injury time.

    Pada November 2016 dia juga harus meninggalkan lapangan karena menerima dua kartu kuning ketika ManCity seri 1-1 di ajang Liga Champions melawan tuan rumah klub Bundesliga Jerman Borussia Monchengladbach.

    BISNIS

    Baca:
    Man United Kalahkan Hull, Ada 5 Kesimpulan Menarik
    Hadapi ISL 2017, Zulkifli Syukur Berlabuh di PSM Makassar
    Kejutan, Arsenal Beli Cohen Bramall, Pemain Muda Klub Gurem
    Prediksi Super Komputer: Arsenal dan MU Gagal Masuk 4 Besar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.