Guardiola Dambakan Messi untuk Atasi Krisis Manchester City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona Lionel Messi, melewati hadangan pemain Athletic Bilbao pada pertandingan Piala Raja di Camp Nou, Barcelona, 12 Januari 2017. REUTERS/Albert Gea

    Penyerang Barcelona Lionel Messi, melewati hadangan pemain Athletic Bilbao pada pertandingan Piala Raja di Camp Nou, Barcelona, 12 Januari 2017. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Performa Manchester City yang tak juga membaik membuat Manajer Pep Guardiola kembali melirik mantan anak asuhnya, Lionel Messi. Manchester City bahkan telah melakukan pembicaraan dengan Barcelona.

    Laman The Sun mengklaim bahwa mereka mengetahu adainya pertemuan antara petinggi Manchester City dan Barcelona pada akhir Desember lalu. Meskipun tak menyebutkan sumbernya secara jelas, The Sun menuliskan bahwa pertemuan itu membicarakan kemungkinan transfer Messi.

    Meskipun belum ada tawaran resmi yang diajukan, Manchester City disebut siap mengucurkan dana mencapai 100 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk memboyong Si Kutu, julukan Messi dari Camp Nou.

    Barcelona sendiri belum menyebutkan berapa mahar yang mereka inginkan untuk melepas pemegang gelar pemain terbaik di dunia sebanyak 5 kali itu. Namun sikap Barcelona yang masih mau menghadiri pertemuan itu dianggap City sebagai peluang untuk memboyong Messi.

    Messi sendiri saat ini masih belum memperpanjang kontraknya dengan Barcelona. Negosiasi perpanjangan kontrak pemain 29 tahun itu terganjal masalah aturan keuangan yang dikeluarkan badan sepak bola dunia, FIFA, dan badan Liga Spanyol, LFP.

    Barcelona tak bisa memenuhi keinginan Messi karena plafon pengeluaran gaji mereka sudah hampir menyentuh batas setelah memperpanjang kontrak Luis Suarez dan Neymar pada awal musim ini. Padahal kontrak Messi tinggal tersisa 18 bulan lagi.

    Kondisi itu siap dimanfaatkan Manchester City. Mereka bahkan siap membayar Messi hingga 800 ribu pound sterling atau sekitar Rp 13 miliar per pekannya.

    Guardiola membutuhkan seorang penyerang handal untuk membantu lini serangnya yang kerap melempem jika Sergio Aguero bermain di bawah standar. Mereka sebenarnya sudah memiliki penyerang muda Gabriel Jesus yang baru saja tiba dari Palmeiras, Brasil. Namun pemain 19 tahun itu belum mendapatkan kesempatan bermain di skuad asuhan Guardiola.

    THESUN|FEBRIYAN


    Baca:
    Kemenpora Mendata Pemain untuk Dinaturalisasi, Ini Kata PSSI
    Striker Muda Papua Bergabung dengan Madura United
    MU Vs Liverpool Seri, Mourinho dan Klopp Sempat Adu Mulut  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.