Chelsea dan Liverpool Berlomba Boyong Kondogbia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Geoffrey Kondogbia. AP/Matt Dunham

    Geoffrey Kondogbia. AP/Matt Dunham

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua klub Inggris, Chelsea dan Liverpool, berlomba mendapatkan gelandang Geoffrey Kondogbia dari Inter Milan. Mereka akan memanfaatkan ketidaknyamanan pemain Kondogbia yang terus menjadi pemain pelapis di kubu Nerazzurri—julukan Inter Milan.

    Media Prancis, France Football, menyebutkan Chelsea dan Liverpool telah melakukan pendekatan kepada Inter untuk membawa keluar Kondogbia dari Stadion San Siro. Mereka menginginkan transfer Kondogbia bisa kelar pada bursa transfer Januari ini.

    Kondogbia hanya menjadi pemain pelapis musim ini setelah Inter mendatangkan Ever Banega dari Sevilla dan Joao Mario dari FC Porto. Sejauh ini, dia baru bermain dalam sebelas laga. Itu pun sebagian besar hanya sebagai pemain pengganti.

    Posisi pemain 23 tahun itu semakin terdesak setelah Inter memboyong Roberto Gagliardini dari Atalanta pada bursa transfer Januari ini.

    Masalah yang dialami Kondogbia itu membuat Chelsea dan Liverpool optimistis bisa menggaetnya. Kedua klub kebetulan membutuhkan tenaga segar untuk lini tengahnya.

    Chelsea menilai Kondogbia bisa menjadi pelapis yang pas untuk N'Golo Kante. Dua pemain itu memang memiliki tipe permainan yang hampir sama. Mereka sama-sama bisa beroperasi sebagai gelandang murni atau gelandang bertahan.

    Kondogbia juga dikenal memiliki fisik yang kuat untuk berduel dengan penyerang lawan. Pemain berdarah Afrika Tengah itu ditaksir memiliki harga yang cukup murah. Laman Transfrmrkt memperkirakan harga Kondogbia saat ini 19 juta-24 juta euro.

    THESUN | TRANSFRMRKT | FEBRIYAN

    Baca:
    Logo Baru Juventus Jadi Olok-olok Netizen
    Mulai Latihan di Tim Inti Chelsea, Costa Baikan dengan Conte
    Griezmann Dikabarkan Sepakat Pindah ke Manchester United
    Persiba Balikpapan Rekrut Pemain Naturalisasi dari Jerman



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.