Louis van Gaal Koreksi Pernyataannya Soal Rencana Pensiun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wajah lesu manajer Manchester United, Louis Van Gaal ketika tim asuhannya terpaksa bermain dengan 10 pemain saat berlaga melawan West Bromwich Albion dalam lanjutan Liga Inggrisdi stadion The Hawthorns, West Bromwich, Inggris, 6 Maret 2016. Dengan kekalahan tipis ini United tetap berada di peringkat ke-6 dengan 47 poin. REUTERS

    Wajah lesu manajer Manchester United, Louis Van Gaal ketika tim asuhannya terpaksa bermain dengan 10 pemain saat berlaga melawan West Bromwich Albion dalam lanjutan Liga Inggrisdi stadion The Hawthorns, West Bromwich, Inggris, 6 Maret 2016. Dengan kekalahan tipis ini United tetap berada di peringkat ke-6 dengan 47 poin. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Louis van Gaal meralat pernyataannya sendiri bahwa dia akan pensiun dari dunia kepelatihan. Mantan manajer Manchester United itu masih terbuka untuk tawaran pekerjaan pelatih.

    Pernyataan bahwa Van Gaal akan pensiun diungkapkan dalam wawancara dengan koran Belanda, De Telegraaf. Salah satu alasan pensiunnya adalah kejadian-kejadian yang menimpa keluarganya. Ini yang membuatnya menolak tawaran 11 juta pound sterling (Rp 180 miliar) per musim untuk melatih salah satu klub di Asia.

    Van Gaal memberi koreksi atas pernyataannya dalam wawancara dengan stasiun radio Spanyol, Cadena Ser, Selasa, 17 Januari 2017. Pria 65 tahun itu berkata dia hanya mengambil sabatikal setelah tidak lagi menjadi manajer United, Mei lalu. Namun dia juga mengakui kemungkinan pensiun masih ada.

    "Apakah saya akan meneruskan karier itu bergantung pada tawaran yang akan saya dapatkan," kata Van Gaal. "Saya telah melatih banyak klub, dan saya pikir sangat sulit untuk meningkatkan diri pada level itu. Tidak benar bahwa saya pensiun. Tidak pada saat ini, tapi akan saya putuskan pada akhir sabatikal saya, Juni atau Juli."

    Van Gaal juga mengakui telah menolak kesempatan melatih Valencia bulan lalu. Mantan manajer tim nasional Belanda ini belum bekerja lagi sejak memimpin United memenangi Piala FA.

    THE GUARDIAN | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.