5 Hal yang Bikin Gabriel Jesus Kesengsem dengan Man City  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi penyerang Brasil Gabriel Jesus, saat menyundul bola ketika bertanding melawan Bolivia pada kualifikasi Piala Dunia 2016 di Natal, Brasil, 6 Oktober 2016. AP/Leo Correa

    Aksi penyerang Brasil Gabriel Jesus, saat menyundul bola ketika bertanding melawan Bolivia pada kualifikasi Piala Dunia 2016 di Natal, Brasil, 6 Oktober 2016. AP/Leo Correa

    TEMPO.CO, Jakarta – Resmi dikontrak Manchester City sejak Agustus tahun lalu, Gabriel Jesus baru bisa mendarat di Etihad pada Januari ini. Selain menyampaikan apa yang ingin dia capai bersama City, pemain Brasil 19 tahun ini menyatakan alasannya tertarik bergabung dengan tim asuhan Pep Guardiola ini.

    Sebelumnya, bukan hanya City yang berusaha mendapatkan Jesus, tapi juga Barcelona. Neymar bahkan dikabarkan sempat diminta menelepon rekan senegaranya itu. Namun Jesus akhirnya memilih City.

    Dalam komentarnya, setidaknya ada lima hal yang membuat pemain ini kesengsem dengan City, yaitu besarnya Manchester City, perencanaan klub ini, strukturnya, pusat latihan, dan penggemar.

    ”Saya mulai mengenal semua tentang Manchester City. Saya sangat terkesan oleh betapa besarnya klub ini, dengan perencanannya, strukturnya, lalu pusat latihan yang sangat besar. Saya sangat menyukainya. Anda juga tidak bisa mengabaikan fan, orang-orang yang hidup untuk sepak bola, yang mencintai sepak bola. Saya sangat senang penggemar ingin tahu lebih banyak soal saya, mengikuti saya, jadi ketika saya ada di lapangan, saya akan bermain untuk mereka,” kata Jesus.

    Mantan pemain Palmeiras ini menambahkan, Guardiola-lah yang meyakinkan bahwa dia sangat dibutuhkan di City. “Guardiola berkata dia sangat senang kalau saya bergabung. Kehadiran saya akan banyak membantu klub, rekan-rekan setim saya,” ujarnya. “Saya sangat senang dan dari titik itu, saya memilih Manchester. Saya datang untuk membantu dan belajar.”

    Jesus juga punya kesan terhadap Liga Primer. “Saya telah melihatnya dan saya tahu bahwa liga ini sangat berat, dengan gaya bermain yang intens,” katanya. “Saya berharap bisa beradaptasi secepat mungkin. Saya akan berusaha memahami semuanya, dan menyesuaikan diri. Saya tahu itu tidak akan mudah, tapi itu hanya tergantung seberapa besar usaha saya untuk beradaptasi.”

    THE GUARDIAN | DAILY MAIL | GADI MAKITAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.