Ballack pada Costa: Lupakan Cina, Nikmati Uang di Chelsea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Costa merayakan golnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan hull City di kandang Chelsea, 23 Januari 2017. Chelsea menang 2-0. AP/Frank Augstein

    Diego Costa merayakan golnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan hull City di kandang Chelsea, 23 Januari 2017. Chelsea menang 2-0. AP/Frank Augstein

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan gelandang Chelsea, Michael Ballack, meminta penyerang Diego Costa melupakan ambisinya untuk hijrah ke Liga Super Cina meskipun mendapatkan tawaran menggiurkan. Menurut dia, uang yang dihasilkan Costa di Chelsea saat ini sudah lebih dari cukup.

    Ballack menilai tawaran gaji 600 ribu pound sterling atau sekitar Rp 10 miliar per pekan yang diberikan klub Cina Tianjin Quanjin merupakan angka yang gila. Namun menurut dia, masalah uang tak terbandingkan dengan pengalaman bermain di liga terbaik di dunia.

    "Itu gila, angka itu sangat tak biasa, bahkan untuk di Inggris dimana banyak uang terlibat di dalam sepak bola. Itu adalah level yang jauh berbeda," ujarnya.

    Baca: Bali United Ditinggal Indra Sjafri, Apa Kata Irfan Bachdim?

    "Saya kira hal seperti ini tak normal tetapi semoga semuanya akan kembali normal dan pemain mengingat bahwa mereka bermain di liga terbaik di dunia. Saya kira hal itu akan menjadi perhitungan bagi seorang pemain," lanjut Ballack.

    Ballack menambahkan bahwa dengan gajinya saat ini, Costa sudah memiliki cukup uang dari yang dia sebenarnya butuhkan. Chelsea saat ini membayar Costta dengan gaji 150 ribu pound sterling  atau sekitar Rp 2,5 miliar per pekan.

    "Jika anda menghasilkan uang sebanyak itu saat ini maka saya yakinkan anda bahwa Anda tak akan bisa menghabiskannya secara normal dalam sisa hidup anda," ujarnya.

    Baca: Ferguson Puji Kinerja Mourinho di Manchester United

    Isu perpindahan Costa ke klub Cina, Tianjin Quanjin, pada bursa transfer Januari ini memang berhembus kencang. Penyebabnya adalah pernyataan pemilik Tianjin, Shu Yuhui, yang secara blak-blakan menyatakan bahwa mereka berminat memboyong Costa.

    Yuhui bahkan menyatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan agen Costa, Jorge Mendes, soal transfer itu. Tak hanya itu, miliarder asal Cina itu juga mengklaim Chelsea membuka pintu untuk transfer Costa, namun dengan catatan dilakukan pada akhir musim mendatang.

    Kabar itu memicu masalah di ruang ganti Chelsea. Costa dua pekan lalu mendadak menolak bermain dan berlatih dengan alasan mengalami cedera punggung. Padahal, berdasarkan pemeriksaan tim medis Chelsea, Costa tak mengalami cedera apa pun.

    Hal itu membuat Manajer Antonio Conte berang. Dia pun sempat tak menurunkan Costa dalam 2 laga. Namun dalam laga terakhir melawan Hull City, Costa kembali bermain dan menyumbangkan 1 gol.

    Baca: Klub Peserta Piala Presiden Tolak Pakai Aturan Baru ISL

    DAILYMAIL|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.