Reaksi Unik Kapten Meksiko atas Proyek Tembok Donald Trump  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafael Marquez. AP/ Mel Evans

    Rafael Marquez. AP/ Mel Evans

    TEMPO.COJakarta - Kapten tim nasional Meksiko, Rafael Marquez, mengkritik rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin membangun dinding di perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko.

    Bekas bek Barcelona itu mengkritik dengan cara unik, yaitu mengunggah video saat ia melepaskan tendangan bebas yang melewati dinding para pemain bertahan saat masih berseragam klub Katalan. "Tidak ada dinding yang bisa menghentikan kami jika kami percaya pada diri sendiri," cuit pemain sepak bola 37 tahun itu.

    Marquez, yang dijuluki "Kaisar dari Michoacan" karena berasal dari Kota Michoacan, pernah merumput bersama klub Prancis, Monaco, antara 1999 dan 2003. Kemudian dia tujuh tahun berseragam Barcelona sebelum pindah ke Liga Amerika Serikat (MLS). 

    Pemain bertahan itu meninggalkan Amerika Serikat pada 2012 untuk memperkuat Atlas di Guadalajara, Meksiko.

    Trump pada masa kampanye pernah berjanji akan membangun dinding di sepanjang perbatasan yang harus dibiayai Meksiko. Hal itu turut mendorong Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto membatalkan pertemuan dengan Trump pada Kamis.

    Klub Jerman, Borussia Dortmund, juga ikut mencuit soal "tembok pembatas" yang menjadi isu kontroversial Trump. Klub itu mengunggah gambar para penggemar di stadion yang memberi dukungan dengan membentuk "dinding kuning".

    "Ini satu-satunya dinding yang kami percaya," tulis Borussia Dortmund dalam keterangan foto itu, seperti dilansir AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.