Piala Presiden, Pemain Madura United Waspadai Semen Padang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Madura United berusaha menghalau bola tendangan pemain Persib Bandung pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pemain Madura United berusaha menghalau bola tendangan pemain Persib Bandung pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bangkalan - Pada Piala Presiden 2017, kesebelasan Madura United tergabung dalam Grup 5 bersama Semen Padang, Perseru Serui, dan PSCS Cilacap. Sebagai tuan rumah babak penyisihan, tim manakah yang paling diwaspadai pemain Madura United? "Menurut saya, Semen Padang," kata Munhar, stopper andalan Madura United, Jumat, 27 Januari 2017.

    Menurut Munhar, Semen Padang adalah salah satu tim yang paling padu dalam permainan karena para pemainnya sudah lama bermain bersama dan musim ini tak mengalami perombakan materi pemain. "Mayoritas pemain Semen Padang sudah lama main bersama. Itu nilai plusnya," ujar mantan pemain Persema Malang ini.

    Baca: Manchester United Kalah tapi Lolos ke Final, Begini Kata Mourinho

    Untuk persiapan Madura United sendiri, Munhar menilai perkembangan tim cukup baik setelah melakukan pemusatan latihan di kawasan wisata Kusumo Agro, Kota Batu, sejak 19 Januari lalu. Sayang, ucap dia, tandemnya, Fabiano Beltrame, belum bergabung dalam latihan karena masih berada di Brasil. "Fabiano belum ikut latihan, jadi saya tidak tahu kondisi dia seperti apa. Dia pun tidak tahu kondisi saya. Kami harus tahu kondisi tiap pemain agar bisa saling melengkapi," tuturnya.

    Baca: Denis Suarez Merasa Punya Hubungan Khusus dengan Messi

    Menjelang Piala Presiden, Madura United baru tiga kali menggelar latih tanding dengan hasil dua kali menang dan sekali kalah. Hasil ini belum memuaskan karena dua kemenangan diraih melawan tim amatir. Sedangkan saat melawan tim profesional Persewangi Banyuwangi, Madura United takluk.

    MUSTHOFA BISRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.