Real Madrid Merana: Gagal Treble, Cedera Pemain Kian Parah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Real Madrid Sergio Ramos, menyundul bola ke gawang Celta Vigo pada pertandingan leg pertama perempatfinal Piala Raja di Santiago Bernabeu, Madrid, 19 Januari 2017. AP/Paul White

    Bek Real Madrid Sergio Ramos, menyundul bola ke gawang Celta Vigo pada pertandingan leg pertama perempatfinal Piala Raja di Santiago Bernabeu, Madrid, 19 Januari 2017. AP/Paul White

    TEMPO.CO, Jakarta - Musnah sudah impian Real Madrid meraih tiga gelar sekaligus dalam semusim atau biasa disebut treble winners. Satu piala, yakni Copa del Rey, sudah lepas.

    Kemarin dinihari di Estadio Municipal de Balaídos, Madrid hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan Celta Vigo. Tuan rumah menangguk keunggulan dari hasil gol bunuh diri pemain Madrid, Danilo, pada menit ke-44. Namun Ronaldo bisa menyeragamkan skor menjadi 1-1. Daniel Waas membawa Vigo kembali unggul sebelum disamakan Lucas Vazquez.

    Itu hasil yang buruk. Sebab, pada pertandingan pertama di Santiago Bernabeu, Madrid kalah 1-2. Skor total atau agregat berpihak kepada Vigo, yakni 4-3. Terpaksa Madrid harus melupakan tiga gelar.

    Baca: Hasil Bola Jumat Dinihari: Barcelona dan Man United Lolos

    Padahal, beberapa pekan lalu, gaung treble winners sudah terdengar dari Bernabeu. Media di Spanyol menyatakan musim kompetisi saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menyandingkan tiga piala sekaligus, yakni gelar juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

    “Zidane (Zinedine Zidane, pelatih Madrid) bisa menuntaskan impian itu,” kata Ronaldo—bukan Cristiano, melainkan si gendut asal Brasil yang menjadi teman bermain Zidane semasa mencari penghidupan di Real Madrid.

    Optimisme menyandang tiga gelar ini tentu bukan tanpa penyebab. Sebelum terpelanting di Balaidos, Real Madrid merajai tiga turnamen. Bahkan klub itu mencatat 40 pertandingan tanpa pernah kalah.

    Baca: Denis Suarez Merasa Punya Hubungan Khusus dengan Messi

    Treble winners menjadi impian Los Blancos—julukan Madrid. Gelar juara Liga Champions sudah sebelas kali direbut, tapi Madrid sama sekali belum pernah mengumpulkan tiga gelar itu dalam semusim.

    Klub itu kalah oleh seterunya, Barcelona, yang merebut tiga gelar dua kali, yakni pada musim 2008/2009 dan 2014/2015. Kali ini, klub itu pun gagal lagi.

    Peristiwa kali ini seolah menjadi ulangan kisah pada 2014/2015. Kala itu, Madrid teramat perkasa. Pasukan yang diasuh Carlo Ancelotti—Zidane menjadi asistennya—ini berhasil mencetak 22 kemenangan. Sayang, Madrid kemudian kalah di Copa del Rey oleh tetangganya, Atletico Madrid.

    Baca: Mantan Penyerang Bundesliga Cetak 2 Gol buat Bali United

    Sialnya lagi, setelah itu, Madrid diterjang badai cedera, yang berpengaruh pada performa tim pada awal musim berikutnya saat dipegang Rafael Benitez.

    Kondisi serupa kini terjadi. Selepas kekalahan ini, Zidane harus memutar otak dan terus memperhatikan perkembangan para pemainnya yang diterjang cedera.

    Jumlahnya tak lagi sedikit. Total, ada tujuh pemainnya yang cedera, dan hampir semuanya pemain inti. Mereka antara lain Gareth Bale, Marcelo, Dani Carvajal, Pepe, dan Raphael Varane.

    Kerja keras plus kesabaran justru kini harus dimiliki Zidane. "Tapi sekarang kami harus beristirahat,” katanya. “Selanjutnya, kami berfokus merebut gelar dari kompetisi lain."

    GOAL | SKYSPORTS | IRFAN

    Baca:
    Manchester United Kalah tapi Lolos ke Final, Begini Kata Mourinho
    Messi dan Dua Suarez Cemerlang, Barcelona Lolos Meyakinkan
    Manchester United Lolos ke Final meski Kalah, Simak 7 Fakta Menarik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.