Setahun Berpisah, Jufrianto Butuh Adaptasi Lagi di Persib  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Jufrianto. persib.co.id/Jatnika Sadili

    Ahmad Jufrianto. persib.co.id/Jatnika Sadili

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain belakang Persib Bandung, Achmad Jufrianto, mengatakan komunikasi antarpemain di lini belakang Persib sudah mulai tampak kompak. Meski begitu, Jufrianto mengaku masih harus meningkatkan kerja sama antarpemain belakang Persib.

    "Waktu tinggal satu minggu lagi, kita akan maksimalkan itu, kita akan lebih mantapkan komunikasi karena kita udah lama gak gabung, setahun lebih gak main bareng," ujar Jufrianto saat ditemui di Universe Fitness, Jalan Manado, Kota Bandung, Selasa, 31 Januari 2017.

    Jupe—sapaan akrab Jufrianto—memang sempat hengkang lebih-kurang satu musim dari Persib. Sebelumnya, pemain asal Tangerang yang lahir 29 tahun silam itu, menjadi tandem Vladimir Vujovic saat Persib sukses merengkuh juara Indonesia Super League (ISL) musim 2013/2014.

    Baca: Jalan Bareng Istri, Schweinsteiger Lebih Ceria dan Mesra

    Namun, ketika kondisi sepak bola Tanah Air mulai semrawut lantaran terjadinya konflik antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hingga berujung pemberhentian kasta tertinggi kompetisi di Indonesia, membuat para pemain Persib kala itu memutuskan untuk hengkang. Salah satunya, Jupe yang berlabuh menuju Sriwijaya FC.

    Namun, akhirnya Jupe kembali berseragam biru dengan logo Persib di kiri dadanya. Itu menandakan kompletnya kombinasi lini belakang Persib saat meraih trofi juara ISL terakhir. Duet antara Vujovic dan Jupe memang dinilai cukup tangguh dan dielu-elukan oleh Bobotoh—suporter Persib. Namun, kali ini, Jupe mengaku cukup butuh waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekannya untuk mendapatkan chemistry bermain.

    Baca: Purwaka Yudhi Malu kalau Langsung Gabung Persib Sekarang

    Sisa sepekan menjelang digelarnya Piala Presiden jilid II, membuat Jupe harus bekerja keras agar bisa cepat beradaptasi dengan pemain lainnya skuad berjulukan Pangeran Biru. "Tapi saya rasa cukup untuk bisa beradaptasi dan persiapan lainnya menghadapi Piala Presiden," ujar dia.

    Pangeran Biru akan berhadapan dengan PSM Makassar pada pertandingan pertama Grup 3 Piala Presiden nanti. Jupe menilai laga itu cukup berat, lantaran PSM merupakan salah satu tim tangguh di Tanah Air.

    "Pertandingan cukup berat, karena kita juga main di kandang. Pertandingan pertama pasti berat, apalagi kita juga juara bertahan dituntut untuk memenangkan pertandingan," ujar Jupe.

    AMINUDIN A.S.

    Baca:
    Madura United Harus Rombak Tim dalam Waktu Singkat
    Klopp Akui Terancam Dipecat jika Liverpool Ditekuk Chelsea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.