Moussa Dembele di London, Jadi Bergabung ke Chelsea?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Celtic Moussa Dembele melakukan selebrasi usai menjebol gawang Manchester City dalam penyisihan grup C Piala Champion di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, 28 September 2016. Gol Dembele bawa timnya unggul sementara 3-2. REUTERS

    Pemain Celtic Moussa Dembele melakukan selebrasi usai menjebol gawang Manchester City dalam penyisihan grup C Piala Champion di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, 28 September 2016. Gol Dembele bawa timnya unggul sementara 3-2. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Penyerang Glasgow Celtic, Mousa Dembele, secara mengejutkan muncul di London, Inggris, pada hari terakhir bursa transfer dibuka, Rabu, 31 Januari 2017. Kemunculan Dembele ini memicu spekulasi bahwa dia akan bergabung dengan Chelsea.

    Laman Daily Mail menuliskan bahwa Chelsea memang ngebet merekrut Dembele untuk memperkuat skuadnya pada sisa musim ini. Klub itu membutuhkan pemain 20 tahun tersebut untuk melapis Diego Costa sebagai ujung tombak The Blues. 

    Manajer Antonio Conte disebut kurang sreg dengan pemain pelapis Michy Batshuayi yang dimiliki Chelsea saat ini. Bahkan Conte disebut akan meminjamkan pemain muda asal Belgia itu ke West Ham jika Dembele berhasil direkrut. 

    Untuk memboyong Dembele, Chelsea diperkirakan harus merogoh kocek cukup besar, 30 juta pound sterling atau sekitar Rp 498 miliar. Harga itu dipatok Celtic setelah pemain berkewarganegaraan Prancis tersebut mencetak 20 gol dalam 38 laga pada musim ini. 

    Celtic menepis kabar bahwa keberadaan Dembele di London untuk menyelesaikan proses transfernya ke Chelsea. Klub asal Skotlandia itu menyatakan Dembele berada di ibu kota Inggris tersebut untuk melakukan pengecekan pada lututnya yang mengalami cedera. Menurut Celtic, dokter spesialis Andy Williams yang biasa klub itu gunakan berpraktek di sana. 

    DAILYMAIL | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.