Fernandinho Langganan Diusir Wasit, Apa Kata Guardiola?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Diego Costa (kanan), berebut bola dengan pemain Man City, Fernandinho dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 3 Desember 2016. City terpaksa takluk di kandang sendiri. REUTERS/Phil Noble

    Pemain Chelsea, Diego Costa (kanan), berebut bola dengan pemain Man City, Fernandinho dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 3 Desember 2016. City terpaksa takluk di kandang sendiri. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester City Pep Guardiola membela Fernandinho ketika gelandang asal Brasil itu tengah bersiap kembali memperkuat tim setelah diskors selama empat pertandingan.

    Fernandinho diusir keluar lapangan untuk ketiga kalinya dalam enam penampilan terakhirnya saat City meraih kemenangan atas Burnley bulan ini. Namun ia kembali masuk skuad untuk pertandingan Liga Inggris di markas West Ham United pada Kamis dinihari, 2 Februari 2017.

    "Ia begitu penting, dan saya senang ia kembali. Ia tidak agresif. Ia merupakan pemain yang tangguh. Ia merupakan salah satu pria terbaik yang pernah saya temui," kata Guardiola kepada para pewarta pada Selasa, 31 Januari 2017.

    City merindukan Fernandinho saat takluk 0-4 di markas Everton dan bermain imbang dengan Tottenham Hotspur, yang membuat klub itu tertinggal 12 angka oleh pemuncak klasemen Chelsea. Bagaimana pun, mereka mampu menang 5-0 di markas West Ham pada putaran ketiga Piala FA.

    "Soal apa yang terjadi saat melawan Chelsea, kami telah banyak membicarakannya. Apa yang terjadi setelahnya berkali-kali? Kami menerima hukuman, tidak mengeluh. Namun ia tidak agresif, ia jujur," ucap Guardiola.

    Penyerang City, Sergio Aguero, akan bugar untuk pertandingan melawan tim peringkat kesepuluh West Ham.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.