Senin, 19 Februari 2018

Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal Piala AFF U-18, Egy Top Skor

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 14 September 2017 10:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal Piala AFF U-18, Egy Top Skor

    Pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri. (twitter/@pssi_fai)

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Indoesia U-19 melaju ke babak semifinal Piala AFF U-18 di Myanmar setelah membungkam Brunei Darussalam 8-0 pada Rabu kemarin. Indonesia secara mengejutkan keluar sebagai juara Grup B karena pada laga lainnya Myanmar membungkam Vietnam dengan skor 2-1.

    Keberhasilan Timnas Indonesia U-18 itu terus melambungkan nama bintang muda Egy Maulana Vikri. Pemuda kelahiran Sumatera Utara itu merupakan pencetak gol terbanyak skuad Garudan Nusantara.

    Dia juga masuk sebagai calon pencetak gol terbanyak turnamen ini. Sumbangan 2 gol nya ke gawang Brunei membawa Egy menempel ketat pemain tuan rumah Win Naing Tun di daftar pencetak gol terbanyak.

    Berikut daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala AFF U-18 2017:

    7 gol
    Win Naing Tun (Myanmar)

    6 gol
    Egy Maulana Vikri (Indonesia)

    4 gol  
    Muhammad Rafli (Indonesia)

    3 gol
    Feby Eka Putra (Indonesia), Hadi Fayyadh (Malaysia), Akhyar Rashid (Malaysia), Danial Mustaffa (Singapura), Yuthpichai Lertlum (Thailand), Trn Vfn Công (Vietnam), Myat Kaung Khant (Myanmar)

    2 gol
    Nur Asyraffahmi Norsamri (Brunei), Muhammad Iqbal (Indonesia), Witan SUlaeman (Indonesia), Naing Ko Ko (Myanmar), Joao Panji dos Santos Soares (Timor Leste), Lourenco Ximenes (Timor Leste), Lê Xuân Tú (Vietnam), Nguy.n Khc Khiêm (Vietnam), Bùi Hoàng Vi*t Anh (Vietnam), Lê Vfn Nam (Vietnam), Le Xuan Tu (Vietnam).

    Ikuti terus perkembangan kabar Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-18 melalui Tempo.co

    ADAM MAKAKITA


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.