MU Bersaing dengan Manchester City, Apa Kata Mourinho?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho, pelatih Manchester United (manchestereveningnews.co.uk)

    Jose Mourinho, pelatih Manchester United (manchestereveningnews.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester United dan Manchester City kini bersaing ketat di puncak klasemen Liga Inggris. Kedua tim sama-sama mengemas nilai 13 dari 5 laga.

    Di tengah persaingan itu, Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengatakan tidak "satu detik pun" memikirkan Manchester City. Juga pada akhir pekan lalu, saat City menang 6-0 pada Sabtu atas Watford dan MU masih harus melawan Everton keesokan harinya.

    "Saya tidak berpikir untuk satu detik pun tentang Manchester City. Saya memikirkan Tottenham, Arsenal, Chelsea dan Liverpool yang tidak memenangkan pertandingan mereka," kata Mourinho.

    Pelatih asal Portugal ini bicara setelah MU mengalahkan Everton 4-0 di Old Trafford.

    "Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendapatkan poin, seperti yang didapatkan minggu lalu saat kami bermain imbang melawan Stoke. Saya memikirkan mereka (pemain) dan bukan City. Mereka yang memenangkan pertandingan dan melakukan pekerjaan," kata Mourinho.

    Pada pertandingan melawan Everton, United memimpin berkat gol fantastis Antonio Valencia saat laga baru berjalan empat menit. MU memastikan kemenangan dari gol-gol Henrikh Mkhitaryan, Romelu Lukaku, yang mencetak gol melawan mantan klubnya, dan penalti Anthony Martial.

    "Saya pikir kinerja mereka sangat bagus terutama pada 30-35 menit pertama. Ini mungkin penampilan terbaik karena bek kami bermain di setengah lapangan, kami menekan mereka sepenuhnya dan mereka tidak punya kesempatan keluar," kata Mourinho.

    Pada pertandingan Liga Inggris berikutnya, MU akan melawan Southampton sedangkan Manchester City akan menghadapi Crystal Palace.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.