Rebut Gelar Pemain Terbaik, Ronaldo Sulit Mempertahankannya  

Selasa, 10 Januari 2017 | 05:42 WIB
Rebut Gelar Pemain Terbaik, Ronaldo Sulit Mempertahankannya  
Lionel Messi bersalaman dengan Cristiano Ronaldo sebelm pertandingan persahabatan antara Argentina dan Portugal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, 19 November 2014. AP/Jon Super

TEMPO.CO, Jakarta - Cristiano Ronaldo berhasil merebut penghargaan pemain terbaik dunia 2016 versi FIFA, Senin malam, 9 Januari 2017. Namun, untuk tahun ini, ia akan menghadapi tantangan yang lebih berat dan diprediksi akan kesulitan mempertahankannya.

Sepanjang musim ini, bintang Real Madrid itu mengalami saat-saat yang berat. Ketajamannya melorot dibanding sebelumnya. Saat ini ia masih berada di belakang Lionel Messi (Barcelona) dan Pierre Emerick Aubameyang (Dortmund) dalam hal koleksi gol.

Setelah mencetak 51 gol dalam 48 laga untuk Real Madrid pada musim lalu, Ronaldo musim ini hanya mencetak 17 gol dalam 20 laga di berbagai kompetisi. Dalam daftar pencetak gol liga terkemuka Eropa, ia hanya berada di posisi ketiga.

Lionel Messi: 25 gol 22 laga
Aubameyang: 20 gol 22 laga
Ronaldo: 17 gol 20 laga
Luis Suarez: 12 gol 23 laga.

Dalam urusan gol per menit, Ronaldo juga masih berada di bawah Messi dan Aubameyang, seperti terlihat dalam daftar berikut ini.

Messi: 73,4 menit per gol
Aubameyang: 94,6 menit gol
Ronaldo: 104,3 menit per gol
Luis Suarez: 126,7 menit per gol.

Untuk urusan umpan berbuah gol atau assist, Ronaldo juga masih kalah. Simak daftarnya:

Neymar: 13 assist
Messi: 7 assist
Ronaldo: 6 assist
Suarez: 6 assist.

Melihat tren yang muncul saat ini, peluang Ronaldo mempertahankan gelar pemain terbaik dunia cukup berat. Namun pada akhirnya pencapaian trofi bersama klub atau negara masing-masing akan sangat menentukan siapa yang akan terpilih sebagai pemain terbaik dunia berikutnya.

SOCCERWAY | NS

Baca:
Tak Ada Pemain Liga Inggris di Tim Terbaik FIFA
Messi Dikritik karena Tak Hadiri Penghargaan Pemain FIFA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan