Soal Karier Sebagai Pelatih, Ronaldo Beri Jawaban Menarik

Rabu, 11 Januari 2017 | 17:33 WIB
Soal Karier Sebagai Pelatih, Ronaldo Beri Jawaban Menarik
Ekspresi bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, saat akan memberikan sambutan setelah meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2016 di Zurich, Swiss, 9 Januari 2017. (Ennio Leanza/Keystone via AP)

TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Real Madrid dan kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengatakan dia belum yakin apakah dia akan melanjutkan karier sebagai pelatih sepak bola setelah pensiun sebagai pemain profesional.

"Sangat sulit...tapi tidak ada yang mustahil," katanya seperti dikutip laman resmi FIFA.

"Saya tidak tahu yang akan terjadi di masa depan tapi saat ini saya tidak melihat diri saya akan menjadi pelatih," kata Ronaldo usai memenangkan gelar Pemain Terbaik FIFA 2016.

Ronaldo sukses menutup tahun 2016 dengan berbagai gelar juara, antara lain juara Liga Champions dan Piala Dunia Klub bersama Real Madrid serta juara Piala Eropa bersama Portugal di mana pemain berusia 31 tahun itu bersorak bersama timnya dari bangku cadangan di laga final karena cedera.

Ronaldo mengatakan Prancis merupakan lawan yang sulit di laga final kendati Portugal mampu mengatasi kegugupan dan mengamankan kemenangan 1-0 lewat gol Eder.

"Itu rumit. Saya mulai permainan tapi tidak menyelesaikan. Saya sangat gugup," kata Ronaldo.

"Saya ingat saat berada di ruang ganti. Kemudian saya pergi ke luar. Saya tidak benar-benar memiliki sesuatu untuk dikatakan. Gambar tidak berbohong. Orang-orang dapat melihat betapa gugupnya saya, tapi itu hari yang mulia bagi Portugal," lanjut Ronaldo.

Ketika ditanya tentang kemampuannya mendominasi level tertinggi sepak bola selama bertahun-tahun, Ronaldo mengatakan hal itu didukung etos kerja dan rekan-rekan setimnya.

"Tidak ada rahasia. Ini kerja keras dan berat," katanya. "Saya bermain untuk tim (Madrid) yang memberi saya kemungkinan untuk bersaing merebut piala-piala ini," katanya seperti dilansir laman ESPN.

ANTARA



Baca:
Man United Kalahkan Hull, Ada 5 Kesimpulan Menarik
Hadapi ISL 2017, Zulkifli Syukur Berlabuh di PSM Makassar
Kejutan, Arsenal Beli Cohen Bramall, Pemain Muda Klub Gurem
Prediksi Super Komputer: Arsenal dan MU Gagal Masuk 4 Besar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan