Man United Tunjukkan Performa Terbaik dalam 8 Tahun Terakhir

Rabu, 11 Januari 2017 | 20:10 WIB
Man United Tunjukkan Performa Terbaik dalam 8 Tahun Terakhir
Wayne Rooney gagal mencetak gol dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Liga, antara Manchester United dan Hull City di Manchester, 11 Januari 2017. Reuters/Phil Noble

TEMPO.CO, Jakarta - Kemenangan Manchester United atas Hull City 2-0 Rabu dinihari lebih dari kemenangan biasa. Itu adalah kemenangan kesembilan skuad Jose Mourinho secara beruntun.

Rentetan kemenangan itu, disebut merupakan yang terbaik yang dialami United dalam 8 tahun terakhir. Rentetan kemenangan terpanjang United terjadi pada 2009 lalu saat masih ditangani oleh Alex Ferguson.

Saat itu skuad Setan Merah berhasil memenangkan 11 laga secara beruntun. Yang membuatnya semakin spesial adalah karena gawang United yang dijaga oleh Edwin van der Sar tak kebobolan dalam 7 laga diantaranya.

Sejak 2009, United tak pernah lagi mengalami rentetan kemenangan yang panjang seperti ini. Apalagi setelah Alex Ferguson mundur dari posisi Manajer. Para pengganti Ferguson - David Moyes dan Louis van Gaal - hanya berhasil meraih kemenangan beruntun paling banyak 3 pertandingan.

Namun langkah United untuk melampaui capaian 8 tahun lalu itu tampaknya akan sulit. Penyebabnya adalah mereka harus menghadapi Liverpool pada laga kesepuluh akhir pekan nanti.

Jika berhasil melewati hadangan Liverpool United tampaknya bisa optimis mereka akan memecahkan rekor itu. Lawan-lawan yang menanti mereka pada laga selanjutnya bisa dibilang kalah diatas kertas. Mereka akan menghadapi Stoke City dan Hull City pada laga selanjutnya.

MIRROR|FEBRIYAN



Baca:
Man United Kalahkan Hull, Ada 5 Kesimpulan Menarik
Hadapi ISL 2017, Zulkifli Syukur Berlabuh di PSM Makassar
Kejutan, Arsenal Beli Cohen Bramall, Pemain Muda Klub Gurem
Prediksi Super Komputer: Arsenal dan MU Gagal Masuk 4 Besar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan