Suarez Sumbang Gol ke-100, Trio MSN Kumpulkan 300 Gol  

Kamis, 12 Januari 2017 | 06:24 WIB
Suarez Sumbang Gol ke-100, Trio MSN Kumpulkan 300 Gol  
Penyerang Barcelona, Neymar merayakan golnya bersama rekan setimny Lionel Messi dan Luis Suarez, setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, 17 Maret 2016. Barcelona menang 3-1 atas Arsenal. AP/Emilio Morenatti

TEMPO.COJakarta - Barcelona akhirnya selamat dan bisa memastikan diri lolos ke babak perempat final Copa del Rey. Kalah 1-2 di leg pertama, Barca akhirnya bisa membalas dan mengalahkan Athletic Bilbao 3-1 dalam pertandingan di Camp Nou, Kamis dinihari WIB, 12 Januari 2017. Barca lolos dengan skor agregat 4-3.

Dalam pertandingan ini, Trio MSN, yakni Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, sama-sama mencetak gol. Adapun gol lawan dicetak Enrik Saborit.

Suarez membuka keunggulan Barca pada menit ke-36. Ini sekaligus menjadi gol ke-100 yang disumbangkan penyerang asal Uruguay itu buat Barcelona.

Neymar, yang belakangan disorot karena dianggap mandul, menambah keunggulan itu pada menit ke-47. Sempat dikejutkan oleh gol Saborit pada menit ke-51, Barcelona akhirnya memastikan diri lolos berkat gol Messi pada menit ke-77.

Gol yang dicetak oleh ketiga orang itu sekaligus memastikan Trio MSN sudah menyumbang 300 gol untuk Barcelona sejak pertama kali bermain bersama pada 2014. Sejauh ini Messi masih memimpin dengan 124 gol, disusul Luis Suarez dengan 100 gol, dan Neymar 76 gol.

Bagi ketiga pemain tersebut, keberhasilan membawa timnya lolos juga menjadi hiburan dan pembuktian. Awal minggu ini mereka beralasan ingin fokus ke laga ini dan memilih tak hadir dalam acara malam penghargaan pemain terbaik dunia FIFA, di Zurich, Swiss, Senin lalu. Keputusan mereka sempat dikritik. Dalam acara itu, Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia 2016.

SOCCERWAY | NURDIN



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan