PSM Akan Tetap Turunkan Pemain Asing yang Belum Punya Kitas  

Kamis, 20 April 2017 | 17:07 WIB
PSM Akan Tetap Turunkan Pemain Asing yang Belum Punya Kitas  
Pesepak bola PSM Makassar, Steven Renald (kanan) berusaha melewati para pemain Persela Lamongan saat laga Gojek-Treveloka Liga 1 di Stadion Andi Matalatta, Makassar, 16 April 2017. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Makassar -Manajemen PSM Makassar memastikan empat pemain asingnya yang belum memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) akan tampil melawan Mitra Kukar pada pekan ke-2 Liga 1 Indonesia di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Senin, 24 April 2017.

"Kami diberi jangka waktu oleh PSSI, jadi enggak ada masalah. Dan tak mengganggu kesiapan tim melawan Mitra Kukar," kata Media Officer PSM Makassar, Andi Widya Syadzwina, Kamis 20 April 2017.

Baca: Selain Soal Kitas, Essien dan Cole Punya Masalah Lain di Persib

Andi menekankan seluruh pesertan Liga 1 diberikan waktu merampungkan pembuatan Kitas hingga 15 Mei mendatang. Hal ini yang menjadi acuan PSM Makassar untuk tetap menurunkan pemain asing di setiap laga. "Kita  berpatokan pada PSSI. Karena Liga 1  mendadak dimulai, kami harus melengkapi segalanya," ujar Widya.

Saat ini manajemen telah mengurus Kitas empat pemain asing --Reinaldo da Costa, Wiljan Pluim, Steven Paulle dan Marc Anthony Klok-- ke Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Baca: Liga 1, PSM Siap Turunkan Titus Bonai Hadapi Mitra Kukar  

Widya menambahkan tim PSM yang diperkuat 20 pemain akan berangkat ke Tenggarong pada Sabtu 22 April. "Rasyid Bakrie, Ridwan Tawainella dan Syaiful tidak ikut karena cedera. Ferdinand Sinaga juga tak bisa bermain karena terkena hukuman kartu merah," ujarnya.

Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Ramli mengungkapkan seluruh pemain asing harus memiliki Kitas sesuai imbauan dari BOPI. Menurutnya, manajemen PSM Makassar memiliki itikad baik dengan mengurus Kitas pemain asing sehingga pihak Imigrasi tidak lantas melakukan tindakan hukum.

"Kitas pemain asing sementara dalam proses. Dan kita juga panggil manajemen PSM untuk mengurus perizinan sesuai dengan kegiatannya," kata Ramli.

DIDIT HARIYADI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan