PS TNI Vs Persib, Toni Sucipto: Keras Boleh, Asal Jangan Kasar

Jum'at, 21 April 2017 | 10:09 WIB
PS TNI Vs Persib, Toni Sucipto: Keras Boleh, Asal Jangan Kasar
Pesepakbola Persib Bandung Tony Sucipto (kanan) mengejar bola dengan kawalan pesepakbola Arema Cronus Antonio Putro Nugroho (kiri) pada laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, 27 Agustus 2016. ANTARA/Fahrul Jayadiputra

TEMPO.CO, Jakarta - Bek Persib Bandung, Toni Sucipto, mengatakan tidak mempermasalahkan permainan keras yang bakal ditunjukkan PS TNI saat menjamu Persib di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 22 Aril 2017. Toni mengaku siap meladeni permainan keras ala skuad berjulukan The Army itu. 

"Ya, enggak masalah bermain keras, asal jangan menjurus kasar hingga bisa membuat cedera. Kalau saya, tidak ada masalah mereka bermain keras," ujar Toni kepada wartawan di Wisma Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis, 21 April 2017.

Dalam laga sebelumnya kontra Borneo FC, skuad asuhan Laurent Hatton itu memang tampil cukup keras. Laga yang berakhir dengan skor 2-2 itu memang membuat dua pemain Pesut Etam—julukan Borneo—mengalami cedera. Wahyudi Hamisi harus mengalami gegar otak ringan, sementara Helder Lobato terluka di bagian pelipisnya lantaran terkena benturan saat berduel dengan pemain PS TNI, Leo Camara.

Toni mengaku belum melihat langsung permainan PS TNI di Liga 1. Namun, menurut dia, bermain keras tidak masalah, asal jangan berusaha mencederai pemain lawan. "Kan, baru kemarin laganya. Kita belum lihat secara langsung. Menurut saya, selama itu keras yang wajar, ya tak jadi masalah," tuturnya.

Persib memang bernafsu memenangi pertandingan kedua Liga 1 kontra PS TNI. Meski berstatus tandang, Pakansari terbilang ramah bagi skuad kebanggaan warga Jawa Barat itu. 

"Target kami maksimalkan saja. Saat bermain di luar, kami sebisa mungkin dapat meraih poin penuh," ujar pemilik nomor punggung 6 bersama Persib itu.

Hasil seri yang ditorehkan Maung Bandung—julukan Persib—saat menjamu Arema Cronus di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, pekan lalu tidak lantas membuat mental anak asuh Djadjang Nurdjaman itu melorot. Sebaliknya, hasil imbang 0-0 itu menjadikan motivasi Persib kian berlipat untuk bisa menundukkan PS TNI nanti.

"Pada pertandingan lalu, kami dihadapkan dengan tim yang selevel. Tim yang benar-benar siap. Arema juga juara Piala Presiden. Dengan hasil imbang ya bersyukur, meski memang masih kurang. Tapi, untuk selanjutnya lawan PS TNI, itu malah jadi motivasi," ucapnya.

AMINUDDIN A.S.



 



 



 



 



 




Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan