Kebobolan 10 Gol di Enam Laga, Pelatih Bhayangkara Frustasi

Jum'at, 19 Mei 2017 | 23:04 WIB
Kebobolan 10 Gol di Enam Laga, Pelatih Bhayangkara Frustasi
Evan Dimas melakukan selebrasi gol bersama pemain Bhayangkara FC lain. ANTARA/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Bekasi - Pelatih Tim Kesebelasan Bhayangkara FC, Simon Mcmenemy mengaku sempat mengalami frustasi pascakebobolan total sepuluh gol selama enam laga pertandingan Liga 1 Musim 2017.

"Memang di beberapa pertandingan kita sering kebobolan baik itu bunuh diri maupun kelemahan lini belakang. Ini sangat membuat frutasi," katanya di Bekasi, Jumat sore.

Hal itu diungkapkannya saat menjalani konfrensi pers di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, menjelang berlangsungnya laga lanjutan menghadapi Semen Padang, Sabtu (20/5) pukul 15.00 WIB.

Simon mengatakan, selama sepekan lalu dirinya meminta pemain untuk tetap konsentrasi menghadapi lawan dengan mengunci pertahanan belakang.

"Meskipun besok adalah laga kandang Bhayangkara, prinsip agar menjaga gawang tidak kebobolan dan tetap membuka kesempatan gol, yang penting jaga dulu di belakang," ujarnya.

Sementara itu Kapten Tim Bhayangkara Indra Kahfi mengatakan, laga menghadapi Semen Padang menjadi salah satu tim berat yang pernah dihadapinya.

"Ini pertandingan berat. Berulang kali ketemu Semen Padang, sejauh ini belum pernah menang, besok kita fokus dan all out bisa menang," katanya.

Menurut Indra, Semen Padang adalah tim yang tidak bisa dianggap lemah sebab dalam beberapa rangkaian pertandingan tim asuhan Nil Maizar itu tampil optimal.

"Bahkan PS-TNI pun belum pernah kalah, mereka tidak ada pemain yang tidak bagus, pemain belakang bagus, baru kebobolan sedikit dan eks pemain Liga Inggris," katanya.

ANTARA



Pelatih Tim Kesebelasan Bhayangkara FC, Simon Mcmenemy mengaku sempat mengalami frustasi pascakebobolan total sepuluh gol selama enam laga pertandingan Liga 1 Musim 2017.

"Memang di beberapa pertandingan kita sering kebobolan baik itu bunuh diri maupun kelemahan lini belakang. Ini sangat membuat frutasi," katanya di Bekasi, Jumat sore.

Hal itu diungkapkannya saat menjalani konfrensi pers di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, menjelang berlangsungnya laga lanjutan menghadapi Semen Padang, Sabtu (20/5) pukul 15.00 WIB.

Simon mengatakan, selama sepekan lalu dirinya meminta pemain untuk tetap konsentrasi menghadapi lawan dengan mengunci pertahanan belakang.

"Meskipun besok adalah laga kandang Bhayangkara, prinsip agar menjaga gawang tidak kebobolan dan tetap membuka kesempatan gol, yang penting jaga dulu di belakang," ujarnya.

Sementara itu Kapten Tim Bhayangkara Indra Kahfi mengatakan, laga menghadapi Semen Padang menjadi salah satu tim berat yang pernah dihadapinya.

"Ini pertandingan berat. Berulang kali ketemu Semen Padang, sejauh ini belum pernah menang, besok kita fokus dan all out bisa menang," katanya.

Menurut Indra, Semen Padang adalah tim yang tidak bisa dianggap lemah sebab dalam beberapa rangkaian pertandingan tim asuhan Nil Maizar itu tampil optimal.

"Bahkan PS-TNI pun belum pernah kalah, mereka tidak ada pemain yang tidak bagus, pemain belakang bagus, baru kebobolan sedikit dan eks pemain Liga Inggris," katanya.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan