Harry Kane Kian Tajam di Tottenham, Pochettino: Ia yang Terbaik

Sabtu, 20 Mei 2017 | 09:26 WIB
Harry Kane Kian Tajam di Tottenham, Pochettino: Ia yang Terbaik
Pemain Spurs, Hary Kane, usai mencetak gol keduanya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan West Ham di stadion White Hart Lane, London, 23 November 2015. Reuters/Matthew Childs

TEMPO.CO, Leicester - Mauricio Pochettino siap mempertahankan Harry Kane agar terus membela Tottenham setelah striker itu menunjukkan ketajaman yang luar biasa. Kane memborong 4 gol saat Tottenham menang 6-1 atas tuan rumah Leicester City, Jumat dinihari WIB.

Pemain Timnas Inggris itu kini telah mengoleksi 26 gol. Ia menggeser posisi pemain Everton Romelu Lukaku (24 gol) dari puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris.

Baca: 5 Fakta Calon Top Skor Liga Inggris, Harry Kane

Pochettino yakin Kane bakal terus mengukuhkan diri sebagai predator gol kelas dunia, sebagaimana dikutip dari laman France24.

"Sangat jelas bahwa kami akan mempertahankan pemain yang berkontribusi positif bagi klub," kata Pochettino. "Kami demikian tenang ketika merespons isu soal sejumlah pemain kunci. Toh, mereka merasa senang berada di sini, untuk itu kami bertekad terus mempertahankan dan menjalankan rencana ini di masa depan."

Baca: Liga Inggris: Harry Kane Kembalikan Kejayaan Penyerang Inggris

"Kami demikian bangga dengan Harry yang mencetak empat gol. Capaian yang fantastis," kata Pochettino lagi. "Ia mengalami cedera dua kali selama musim ini, tetapi ia kini telah pulih dan segar kembali. Ia siap mencetak lebih banyak gol. Harry pemain istimewa, ia betah membela klub ini."

Pochettino menyebut anak asuhnya itu layak disejajarkan dengan pemain terbaik dunia. "Saya tidak ragu mengatakan bahwa ia menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Penampilannya demikian mempesona," kata pelatih asal Argentina itu.



ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan