Rabu, 23 Agustus 2017

Messi Nilai Dele Alli dan Marco Asensio Bisa Gantikan Neymar

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 16:55 WIB
Marco Asensio, pemain Real Madrid, usai mencetak gol ke gawang Real Sociedad, dalam laga La Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol 22 Agustus 2016. REUTERS/Vincent West

Marco Asensio, pemain Real Madrid, usai mencetak gol ke gawang Real Sociedad, dalam laga La Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol 22 Agustus 2016. REUTERS/Vincent West.

TEMPO.CO, Jakarta - Bintang Barcelona Lionel Messi menilai pemain Tottenham Hotspur Dele Alli dan pemain Real Madrid Marco Asensio dapat menggantikan posisi Neymar yang hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG).

Messi berharap manajemen Barcelona dapat menginvestasikan dana dari hasil penjualan Neymar. Dana itu dapat dijadikan modal untuk membeli Dele Alli  dan Marco Asensio.

Barcelona kehilangan Neymar yang lebih memilih berlabuh di PSG pekan lalu dengan nilai mega transfer mencapai 222 juta euro (Rp 5,5 triliun). Jumlah itu menjadi rekor dunia pemain termahal saat ini.

Menjelang dimulainya kompetisi Liga Spanyol, Ernesto Valverde sedang berusaha mencari pemain pengganti Neymar, sebagaimana dikutip dari laman Daily and Sunday Express.

Santer diberitakan sebelumnya bahwa Barcelona membidik playmaker Liverpool Philippe Coutinho, hanya saja the Reds masih menahan pemain asal Brasil itu.


Barcelona juga mengincar pemain sayap Borussia Dortmund, Ousmane Dembele. Namun, klub Liga Jerman itu menyodorkan nilai kontrak sebanyak 100 juta pound sterling.

Barcelona dikabarkan telah meluncurkan penawaran sebanyak 72 juta pound sterling untuk memboyong Marco Asensio dari Real Madrid, sementara Dele Alli berminat tampil bareng dengan Lionel Messi.

Harian Spanyol Don Balon mengklaim bahwa Messi berharap Dele Alli dan Marco Asensio dapat mendarat di Nou Camp untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Neymar.

ANTARA


Grafis

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Jalur Larangan Sepeda Motor di Sudirman dan Rasuna Said

Ini jalur alternatif menghadapi rencana Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperluas larangan sepeda motor di jalan Sudirman, Imam Bonjol, dan Rasuna Said.