Selain Penghentikan Liga 1, Ini 5 Putusan PSSI Lainnya

Reporter

Antara

Editor

Nurdin Saleh

Rabu, 26 September 2018 05:52 WIB

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua PSSI Joko Driyono memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi Liga I di Jakarta, Selasa (25/9/2018). ANTARA FOTO/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan untuk menghentikan kompetisi Liga 1 sampai batas tertentu adalah hasil putusan dalam pertemuan khusus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang melibatkan anggota Komite Eksekutif (Exco) di Jakarta, Selasa. Pertemuan dilakukan untuk membahas kasus kematian suporter Persija, Haringga Sirila (23 tahun), sebelum laga melawan Persib Bandung, 23 September lalu.

Baca: Kasus Haringga Sirila: Alasan Pemain Liga 1 Mogok Main

Pertemuan tersebut menghasilkan enam poin yang disampaikan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa petang. Penghentian kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 hingga waktu yang belum ditentukan dilakukan untuk melakukan investigasi terkait kasus kematian Haringga.

Edy menegaskan bahwa PSSI harus memiliki diagnosa yang tepat untuk menghasilkan keputusan yang tepat agar bisa mencegah berulangnya kasus kematian suporter sepak bola.

"Kenapa? Karena memang rakyat Indonesia begitu cinta pada bola. Minat menyaksikan bola besar sekali," katanya.

Berikut enam hasil pertemuan khusus PSSI yang disampaikan Edy.

Advertising
Advertising

1. Penghentian Liga 1 dan investigasi mendalam

PSSI menghentikan Liga 1 Indonesia 2018 hingga waktu yang belum ditentukan sementara dilakukan investigasi untuk menentukan keputusan terkait kasus tersebut yang ditengarai berupa sanksi, meski belum terang pihak mana yang akan dijatuhi hukuman.

"Menghentikan sementara Liga 1 senior dalam pertandingan putaran kedua di 18 klub, sampai waktu yang belum ditentukan. Sampai hal ini kita tahu pasti keputusan apa yang akan diberikan," kata Edy.

Pihak PSSI melakukan investigasi yang dipimpin oleh Exco namun tidak membentuk tim khusus dan hanya lewat tim fungsional yang melekat ke seluruh unit fungsional di dalam tubuh PSSI.

2. Konsolidasi menyeluruh hingga ke suporter

PSSI juga akan melakukan konsolidasi menyeluruh bersama operator Liga 1 Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, klub-klub peserta dan para pendukung masing-masing klub.

"Berikan kesempatan konsolidasi PSSI, liga, klub dan fans untuk membahas ini semua secara utuh dengan segera," kata Edy.

3. Perumusan SOP lebih tegas

Edy, yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara 2018-2023, menyatakan bahwa konsolidasi tersebut diharapkan akan menghasilkan standar operasional prosedur (SOP) terkait pelaksanaan pertandingan yang lebih tegas guna mencegah berulangnya kasus kematian suporter sepak bola.

"Segera dari hasil kita bicara bakal hasilkan SOP yang lebih keras untuk meredam dan menghentikan kegiatan merugikan yang terjadi dan terus berulang ini. Dari 2005 sampai dengan sekarang sudah 95 korban," kata Edy.


4. Korespondensi AFC dan FIFA

PSSI, lanjut Edy, juga akan berkorespondensi lebih lanjut dengan federasi sepak bola yang menaungi mereka di tingkat regional maupun internasional, yakni Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA), terkait kasus kematian Haringga maupun keputusan yang diambil atas hal tersebut.

"Kita melaporkan dan koordinasi dengan pihak AFC dan FIFA, karena biar bagaimanapun ini semua kita tidak bisa lepas sendiri," katanya.


5. Koordinasi bersama BOPI, Kemenpora dan KONI

Selain menggelar konsolidasi bersama pengelola liga, klub dan suporter, PSSI juga akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan pengelolaan olahraga di Indonesia, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang berurusan dengan olahraga, khususnya sepak bola. Ada BOPI, Kemenpora, KONI, duduk satu meja bahas ini," kata Edy.


6. Koordinasi dengan aparat keamanan

Selanjutnya, PSSI akan berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat keamanan khususnya kepolisian terkait langkah strategis yang harus ditempuh, termasuk juga memastikan bahwa kematian Haringga memang persoalan pengeroyokan oleh suporter atau murni kriminal.

"Terakhir kami akan berkoordinasi dengan aparat keamanan bagaimana langkah ke depan, khususnya kepolisian. Sejumlah orang sudah ada diamankan, kita cari tahu apakah ini suporter atau kriminal. Itu harus dipastikan," kata Edy.

Berita terkait

Hasil Liga 1: Persebaya Surabaya Kalahkan Persik Kediri 2-1

3 jam lalu

Hasil Liga 1: Persebaya Surabaya Kalahkan Persik Kediri 2-1

Persebaya Surabaya berhasil menutup perjalanan di Liga 1 2023-2024 dengan kemenangan atas Persik Kediri.

Baca Selengkapnya

Jadwal Live dan Prediksi Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Liga 1 Pekan Terakhir Hari Ini

10 jam lalu

Jadwal Live dan Prediksi Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Liga 1 Pekan Terakhir Hari Ini

Pertandingan bertajuk Derby Jawa Timur antara Persebaya Surabaya vs Persik Kediri akan terjadi pada pekan ke-34 Liga 1 2023-2024.

Baca Selengkapnya

Piala Asia U-23, Serba-serbi Peluang Timnas Indonesia menuju Final

21 jam lalu

Piala Asia U-23, Serba-serbi Peluang Timnas Indonesia menuju Final

Timnas Indonesia akan menghadapi Uzbekistan laga semifinal Piala Asia U-23, pada Senin, 29 April 2024

Baca Selengkapnya

Nikson Nababan Siap Bersaing di Bursa Bakal Calon Gubernur Sumut 2024

1 hari lalu

Nikson Nababan Siap Bersaing di Bursa Bakal Calon Gubernur Sumut 2024

Siapapun masyarakat Indonesia yang ingin membantu dan ingin membangun pasti diakomodir oleh Partai PDIP

Baca Selengkapnya

Klasemen Liga 1 dan Rekap Hasil Pekan Ke-33 Usai Persija Jakarta Kalahkan RANS Nusantara FC 1-0

1 hari lalu

Klasemen Liga 1 dan Rekap Hasil Pekan Ke-33 Usai Persija Jakarta Kalahkan RANS Nusantara FC 1-0

RANS Nusantara FC harus menerima kekalahan dari Persija Jakarta pada pekan ke-33 Liga 1. Terancam degradasi.

Baca Selengkapnya

Hasil Liga 1: PSIS Semarang Jaga Peluang ke Championship Series, Persita Tangerang Kalahkan Persis Solo

2 hari lalu

Hasil Liga 1: PSIS Semarang Jaga Peluang ke Championship Series, Persita Tangerang Kalahkan Persis Solo

PSIS Semarang menjaga asa lolos Championship Series seusai mengalahkan Persikabo 1973 dengan skor 3-0 pada pekan ke-33 Liga 1.

Baca Selengkapnya

Shin Tae-yong Ungkap Belum Tanda Tangan Kontrak Baru Usai Bawa Timnas U-23 Indonesia ke Semifinal Piala Asia U-23 2024

2 hari lalu

Shin Tae-yong Ungkap Belum Tanda Tangan Kontrak Baru Usai Bawa Timnas U-23 Indonesia ke Semifinal Piala Asia U-23 2024

Shin Tae-yong enggan berkomentar banyak soal masa depannya bersama timnas Indonesia karena belum menandatangani perpanjangan kontrak dari PSSI.

Baca Selengkapnya

Jokowi Ucapkan Selamat ke Timnas U-23 Indonesia yang Lolos ke Semifinal Piala Asia U-23 2024

2 hari lalu

Jokowi Ucapkan Selamat ke Timnas U-23 Indonesia yang Lolos ke Semifinal Piala Asia U-23 2024

Timnas U-23 Indonesia melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah menyingkirkan Korea Selatan lewat adu penalti 11-10 menyusul hasil 2-2.

Baca Selengkapnya

Timnas U-23 Indonesia Maju Semifinal Piala Asia U-23 2024, Begini Komentar Erick Thohir Usai Skuad Garuda Cetak Sejarah Baru

2 hari lalu

Timnas U-23 Indonesia Maju Semifinal Piala Asia U-23 2024, Begini Komentar Erick Thohir Usai Skuad Garuda Cetak Sejarah Baru

Timnas U-23 Indonesia maju ke semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah menyingkirkan Korea Selatan lewat adu penalti 11-10, menyusul hasil imbang 2-2.

Baca Selengkapnya

Rekap Hasil, Top Skor, Klasemen Liga 1: Persib Bandung Menang, Arema FC Kalahkan PSM Makassar 3-2

2 hari lalu

Rekap Hasil, Top Skor, Klasemen Liga 1: Persib Bandung Menang, Arema FC Kalahkan PSM Makassar 3-2

Arema FC berhasil memetik kemenangan dramatis saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-33 Liga 1.

Baca Selengkapnya