Manajer Persija Yakin Pemain Bisa Cepat Adaptasi dengan Kolev

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Persija Jakarta menjalani latihan perdana menjelang pertiandingan musim 2019 di Lapangan Aldiron, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019. ANTARA

    Sejumlah pemain Persija Jakarta menjalani latihan perdana menjelang pertiandingan musim 2019 di Lapangan Aldiron, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko mengaku optimistis para pemain mampu beradaptasi secara cepat dengan pelatih baru Ivan Kolev.

    "Kalau adaptasi dari nol saya rasa sih tidak, kami kan bukan pemain bola yang baru dibentuk. Jadi saya rasa soal teknik sama saja, hanya soal improvisasi," tutur Ardhi saat ditemui di Lapangan Sutasoma Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, para pemain akan cepat untuk mengikuti pola pelatihan Kolev karena sebagian besar pemain merupakan orang lama.

    Persija berharap kehadiran Ivan Kolev sebagai pelatih baru yang akan menggantikan Stefano Cugurra bisa lebih mendongkrak prestasi tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu.

    Asisten Pelatih Persija Mustaqim mengaku meski belum pernah punya pengalaman bekerja sama dengan calon pelatih baru itu, namun memiliki harapan yang tinggi.

    "Tapi dia kan pernah menangani tim nasional, jadi pasti dia memiliki kualitas yang bagus. Itu kan sudah dipikirkan manajemen, jadi seharusnya pelatih pengganti Tecco harus lebih bagus," tutur Mustaqim menjelaskan.

    Ia memiliki uneg-uneg yang ingin disampaikan ke Ivan setibanya ia ke Tanah Air untuk mengemban tugas barunya.

    Mustaqim ingin menjelaskan kondisi Persija kepada Ivan, antara lain soal posisi pemain yang berprestasi, kekurangan dan kelebihan anggota, hingga perihal keluarnya sejumlah pemain Persija.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.