Piala Presiden: Persebaya Vs Tira Persikabo Catat Rekor Penonton

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penonto dalam pertandingan Persebaya vs Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat, 29 Maret 2019. (liga-indonesia.id)

    Suasana penonto dalam pertandingan Persebaya vs Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat, 29 Maret 2019. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rekor jumlah penonton di turnamen Piala Presiden 2019 pecah. Laga Persebaya Surabaya versus Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat, 29 Maret 2019, mencatatkan rekor baru: 42.230 penonton.

    Angka itu memecahkan rekor sebelumnya, yakni 29.120 penonton dalam laga PSS Sleman versus Persija Jakarta dalam penyisihan grup di stadion Maguwoharjo.

    Presiden klub Persebaya, Asrul Ananda, merasa bangga dengan torehan rekor itu. “Kami bangga dengan fanatisme yang ditunjukkan pendukung Persebaya. Itu yang membuat mereka bisa total mendukung tim. Di luar itu, kapasitas stadion juga sangat mendukung untuk menghadirkan jumlah penonton yang banyak ke dalam stadion,” kata Asrul Ananda, seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    Melihat jumlah penonton di laga tersebut, rasanya akan sulit bagi pertandingan lainnya untuk bisa melampaui catatan jumlah penonton itu. Namun, rekor itu bisa saja pecah saat Persebaya tampil di babak semifinal atau bila mereka lolos ke final Piala Presiden 2019.

    Panitia juga ikut senang dengan rekor penonton itu. “Saya senang dengan antusias yang ditunjukkan suporter. Piala Presiden 2019 telah menjadi hiburan yang dinanti mereka. Paling penting semua harus menjunjung tinggi sportivitas dan fair play,” kata salah satu anggota steering committee (SC) Piala Presiden, Birgjen Polisi Lotharia Latif.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.