Timnas U-22, Indra Sjafri Ubah Posisi Rachmat Irianto

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia U-22 atau Timnas U-22, Indra Sjafri, memastikan pergantian posisi bek tengah Rachmat Irianto menjadi gelandang bertahan.

    Menurut Indra, pemain berusia 20 tahun itu memiliki potensi besar di posisinya saat ini dan bisa menjadi pemimpin di lini tengah skuatnya. “Rachmat memiliki naluri bertahan dan menyerang yang bagus. Kualitas operannya juga baik,” ujar pelatih asal Sumatera Barat itu di Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019.

    Indra mengungkapkan ia sudah berkonsultasi dengan pelatih Persebaya yang saat itu masih dijabat oleh Djadjang Nurdjaman. "Saya sudah berkoordinasi dengan Pelatih Persebaya Surabaya sejak tiga bulan lalu dan dia juga menempatkan Rachmat di tengah. Menurutnya Rachmat memang bagus di sana," kata juru taktik yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 itu.

    Indra memprediksi Rachmat akan menjadi legenda di posisi barunya. Ia meyakini hal itu setelah melihat beberapa pemain sebelumnya yang dipindahkan ke posisi baru, seperti Asnawi Mangkualam Bahar dari gelandang ke bek kanan dan Muhammad Rafli dari gelandang ke penyerang tengah.

    “Jadi itu semua didasarkan pada hasil psikotes, melihat karakter dan potensi pemain. Ini menjadi pekerjaan pelatih,” tutur Indra.

    Timnas U-22 Indonesia saat ini tengah menjalani pemusatan latihan (TC) sebelum berangkat ke Chongqing, Cina untuk mengikuti turnamen CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019 pada 9-11 Oktober 2019. Setelah itu, mereka akan mengikuti SEA Games 2019 di Filipina yang dimulai akhir November.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.