Chelsea Kehilangan N' Golo Kante Lagi?

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Prancis, N'Golo Kante, mengontrol bola saat dibayangi pemain Belanda, Davy Propper, dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 10 September 2018. REUTERS/Charles Platiau

    Gelandang Prancis, N'Golo Kante, mengontrol bola saat dibayangi pemain Belanda, Davy Propper, dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 10 September 2018. REUTERS/Charles Platiau

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memutuskan tidak menurunkan N'Golo Kante saat menghadapi Islandia di Kualifikasi Euro 2020. Di laga itu, juara Piala Dunia 2018 ini menang tipis 1-0 atas Islandia.

    Usai pertandingan, Deschamps mengatakan sengaja tidak memainkan gelandang Chelsea tersebut karena mengalami nyeri saat menjalani sesi pemanasan jelang pertandingan. "Dia merasakan sakit pada otot aduktor," kata dia.

    Menurut Deschamps, Kante merasa tidak nyaman untuk bermain. "Kami membuat keputusan untuk menariknya karena itu bisa menjadi lebih buruk. Saya tahu Moussa siap menggantikan," sebutnya.

    Meski belum mendapat kepastian apakah cedera yang dialami Kante serius, Deschamps menuturkan, belum bisa mengambil keputusan akan memainkan dia di laga melawan Turki. "Saya pikir tidak terlalu serius untuk Kante," tuturnya.

    Sementara bagi Chelsea, sosok Kante memainkan peran sentral. Pemain berusia 28 tahun ini belum lama ini pulih dari cedera. Manajer Chelsea, Frank Lampard sudah berdialog dengan Deschamps ihwal pemilihan Kante di Kualifikasi Euro 2020.

    Bersama The Blues, N' Golo Kante baru bermain empat kali dari delapan pertandingan di Liga Inggris. Sejauh ini dia sudah berkontribusi menyumbangkan dua gol.

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.