Juarai Elite Pro Academy Liga 1, PersebayaU-20 Disambut Meriah

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan Persebaya U-20 saat disambut ribuan bonek-bonita di Surabaya. (instagram.com/officialpersebaya)

    Rombongan Persebaya U-20 saat disambut ribuan bonek-bonita di Surabaya. (instagram.com/officialpersebaya)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persebaya U-20 Uston Nawawi mengaku tidak menyangka mendapatkan sambutan meriah yang diberikan ribuan Bonek dan Bonita (sebutan suporter Persebaya) usai menjuarai Elite Pro Academy Liga 1 2019.

    "Kami tidak menyangka disambut Bonek-Bonita yang sangat luar biasa. Terima kasih teman-teman suporter," kata Uston kepada wartawan di Surabaya, Ahad.

    Persebaya U-20 berhak menyandang titel juara usai mengalahkan Barito Putera U-20 melalui drama adu penalti dengan skor akhir 6-3 di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu malam, 12 Oktober 2019.

    Setibanya di Surabaya, rombongan tim yang menggunakan bus disambut dengan meriah oleh ribuan suporter yang sudah menunggu di kawasan Bundaran Waru sejak Minggu pagi.

    Kemudian, ribuan Bonek mengiringi rombongan tim melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro hingga titik akhir di Mapolrestabes Surabaya di Jalan Sikatan.

    Menurut Uston, sambutan tersebut membuat pemain, jajaran pelatih dan ofisial bangga serta dijadikan sebagai motivasi agar ke depan bisa mempertahankannya, bahkan lebih baik lagi.

    "Jadikan penyemangat dan pelecut agar terus berlatih, berlatih dan berlatih. Meski juara, tapi ini adalah awal, apalagi mereka masih muda. Di sinilah perjalanan baru dimulai," ucap legenda hidup Persebaya tersebut.

    Pelatih yang saat bermain di Persebaya berposisi sebagai striker itu berharap pemainnya tetap rendah hati dan membumi, lalu tak lantas berpuas diri karena sudah meraih juara.

    "Kalau terjebak di sini maka kariernya sebagai pesepak bola akan terganggu. Banyak contoh pemain yang saat mudanya berjaya dan juara, tapi ke jenjang selanjutnya gagal menampilkan yang terbaik," katanya.

    Uston Nawawi juga menekankan kepada para pemain muda ini untuk instropeksi dan mawas diri, sebab ini adalah awal dari perjalanan karir di dunia sepak bola.

    Sementara itu, saat ini seluruh pemain, pelatih dan ofisial Persebaya U-20 masih diliburkan sembari menunggu keputusan manajemen terkait keberadaan tim untuk ke depannya.

    Pukian berdatangan buat Persebaya atas keberhasilannya itu. "Ini suatu kebanggaan bagi warga Surabaya atas prestasi yang diraih Persebaya," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya Arif Fathoni di Surabaya, Minggu.

    Politikus yang juga hobi sepak bola ini menuturkan bahwa prestasi yang sudah diraih oleh Persebaya U-20 saat ini harus tetap dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lebih baik lagi. Hal ini, lanjut dia, penting dilakukan demi masa depan Persebaya.

    "Sebagai warga Surabaya, saya merasa ikut memiliki Persebaya. Jika Persebaya juara, maka saya ikut bangga," katanya.

    Untuk itu, lanjut dia, diperlukan dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat agar memberikan pembinaan khusus terhadap para pemain usia muda, khususnya yang tergabung dalam klub sepak bola seperti Persebaya ini.

    "Selama ini Persebaya cukup diperhitungkan di kancah persepakbolaan tanah air. Harapannya nantinya akan muncul pemain-pemain berbakat," katanya.

    Hal sama juga dikatakan anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya Akmarawita Kadir. Ia memberikan apresiasi kepada Persebaya U-20 atas prestasi yang diraihnya. Untuk itu, ia meminta pemkot memberikan dukungan berupa pembinaan kepada mereka.

    "Keberhasilan Persebaya U-20 kali ini harus menjadi penyemangat bagi para pemain muda lain lainnya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.