Genk Vs Liverpool 1-4, Oxlade-Chamberlain Cetak 2 Gol

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Liverpool, 5 April 2018. REUTERS/Andrew Yates

    Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Liverpool, 5 April 2018. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Alex Oxlade-Chamberlain mencetak dua gol saat membantu Liverpool membungkam tuan rumah Genk 4-1 dalam laga ketiga penyisihan Grup E Liga Champions di Stadion Luminus Arena, Genk, Belgia, Rabu setempat (Kamis dini hari WIB, 24 Oktober 2019).

    Dua gol lain dalam kemenangan Liverpool itu dicetak gol Sadio Mane dan Mohamed Salah. Sementara tuan rumah hanya bisa membalas lewat Stephen Odey.

    Kendati menang, Liverpool tetap berada di posisi kedua dengan koleksi enam poin. Sebab dalam laga lain Napoli (7) berhasil meraih kemenangan di markas Red Bull Salzburg (3), sedangkan Genk (1) terpaku sebagai juru kunci.

    Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Oxlade-Chamberlain membuka keunggulan Liverpool lewat tembakan menyusur tanah ke sudut kiri bawah gawang. Menerima bola dari Fabinho, Oxlade-Chamberlain melepaskan tembakan mengejutkan yang tak memberikan kesempatan bagi kiper Gaetan Coucke untuk bereaksi.

    Tuan rumah bereaksi cukup baik setelah kebobolan dan berusaha menyamakan kedudukan. Namun peluang Carlos Cuesta berhasil dihentikan dengan baik oleh kiper Alisson Becker yang juga kemudian cepat mengamankan bola liar sebelum sempat dikejar para pemain Genk.

    Pada menit ke-25, Liverpool berpeluang menggandakan keunggulan lewat serangan balik. Tapi tembakan Mane dimentahkan oleh Coucke. Dua menit kemudian publik tuan rumah bersorak menyangka sudah bisa menyamakan kedudukan melalui Mbwana Samatta.

    Sayangnya, gol itu kemudian dianulir lantaran Junya Ito terlebih dulu berada dalam posisi offside sebelum menerima bola dan melepaskan umpan tarik untuk diselesaikan Samatta.

    Pada menit ke-40 Ito kembali menciptakan peluang untuk Genk. Namun umpan tariknya terlalu deras dan tak mampu dikejar oleh Samatta.

    Keunggulan Liverpool yang bertahan hingga turun minum berganda pada menit ke-57 lewat gol kedua Oxlade-Chamberlain di pertandingan itu. Mantan pemain Arsenal itu melepaskan tembakan sentuhan pertama dengan sisi luar kaki kanannya menyambut sodoran bola dari Roberto Firmino, menciptakan pergerakan bola yang lagi-lagi mematikan kesempatan Cuocke bereaksi.

    Oxlade-Chamberlain sebetulnya punya peluang besar untuk melengkapi raihan trigol pada menit ke-72 ketika ia berlari dari celah di tengah kotak penalti demi menanti umpan Salah. Namun Salah terlalu lama mengambil keputusan dan akhirnya melepaskan umpan yang terlalu deras.

    Lima menit kemudian, Salah membayar lunas keteledorannya dengan mengirimkan umpan terobosan yang berhasil dikejar oleh Mane dan disontek memperdaya Coucke yang terlanjur meluncur menjatuhkan diri. Liverpool tiga, Genk nol.

    Pada menit ke-87 giliran Salah mencetak gol dengan mengandalkan kekuatan fisiknya melewati upaya hadangan Jhon Lucumi dan Cuesta setelah menerima umpan sederhana Mane, lantas penyerang Mesir itu melepaskan tembakan yang tak mampu diantisipasi Coucke demi menambah keunggulan Liverpool menjadi 4-0.

    Gawang Liverpool tak bisa terjaga tanpa gol hingga laga usai lantaran Genk langsung membalas gol Salah dengan aksi brilian Diemerci N'Dongala melewati sejumlah pemain tim tamu sebelum melepaskan umpan tarik yang berhasil dijaga Odey dan diselesaikan ke dalam gawang.

    Pun demikian, gol itu tak cukup menghindarkan Genk dari kekalahan 1-4 ketika peluit tanda laga usai berbunyi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.