Lawan Everton, Kane Diragukan Bisa Bela Tottenham Hotspur

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, 1 September 2019. REUTERS/David Klein

    Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, 1 September 2019. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, Jakarta - Tottenham Hotspur yang sedang terpuruk di urutan ke-13 dari 20 tim Liga Primer Inggris dalam bahaya besar menjelang tampil di kandang Everton, Stadion Goodison Park, Liverpool, malam ini, Minggu 3 November 2019.

    Pasalnya, penyerang andalan Tottenham, Harry Kane, dikabarkan masih belum pulih dari cedera yang belum dijelaskan secara spesifik tentang masalahnya tersebut.

    Pada pertandingan liga ke-10 pada pekan lalu, Tottenham Hotspur dikalahkan Liverpool 2-1 setelah Kane mencetak gol cepat pada menit-menit pertama. Padahal, Tottenham sudah kehilangan kiper utamanya sekaligus kapten tim, Hugo Lloris, yang mengalami cedera bahu ketika terjatuh di lapangan.

    Hanya saja kiper kedua Tottenham asal Argentina, Paulo Gazzaniga, menjanjikan harapan untuk meraih hasil yang lebih baik di Goodison Park malam ini. Pasalnya, Gazzaniga tampil cemerlang saat melawan Liverpool.

    Gelandang Erik Lamela yang tampil cemerlang saat Tottenham menggasak Red Star Belgrade 5-0 pada fase grup Liga Champions juga sudah absen saaat mereka dikalahkan Liverpool dan belum ada tanda-tanda Lamela akan siap tampil malam ini.  

    Sementara Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengatakan mereka membutuhkan situasi yang lebih baik setelah mengalami kekalahan melawan Liverpool.

    Setelah mencapai final Liga Champions yang bersejarah lima bulan lalu, Tottenham kini menghadapi situasi yang sangat kontras di Liga Primer, yaitu posisinya terus melorot dan sering kalah.

    “Tentu saja, kami sadar harus bertanggung jawab untuk mengubah keadaan dan mengembalikan kebiasaan untuk menang. Tapi, kami tidak khawatir. Kami tetap tenang dan terus bekerja. Sebab, di sepak bola, apa saja bisa terjadi,” kata Mauricio Pochettino kepada Sky Sports.

    Menurut Opta, Pochettino sudah menggunakan enam formasi yang berbeda dalam 10 pertandingan Liga Primer yang sudah mereka jalani musim ini.

    Bagi Mauricio Pochettino yang sudah menangani Tottenham Hotspur selama enam musim sejak 2014-15, pada musim ini tampaknya menjadi saat terberat buat pertaruhan karier kepelatihannya.

    Everton sendiri dalam posisi jauh lebih buruk dari Tottenham, yaitu terjerembab di urutan ke-17. “Kami harus bergerak naik di tabel klasemen,” kata mesin gol Everton dari Brasil, Richarlison.

    Posisi yang ditempati Everton sekarang juga mengancam masa depan pelatih Mauro Silva. Meski, Silva sudah membawa Everton lolos ke babak perempat final Piala Liga Inggris dengan mengalahkan Watford 2-0 pada Rabu pekan lalu.

    FOOTBALL LONDON | SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?