Liga Champions: Kata Mane Usai Antar Liverpool Depak Bekas Klub

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool, Sadio Mane. Retuers

    Penyerang Liverpool, Sadio Mane. Retuers

    TEMPO.CO, JakartaSadio Mane mengaku senang bisa kembali ke markas Red Bull Salzburg namun lebih senang lagi karena bisa memastikan Liverpool menang 2-0 dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

    Mane kembali ke Red Bull Arena, bekas kandangnya medio 2012-2014 tersebut, untuk melakoni laga pemungkas penyisihan Grup E Liga Champions bersama Liverpool menghadapi bekas timnya sendiri pada Rabu dinihari WIB.

    Ia juga bertanggung jawab mengirim umpan untuk gol pembuka keunggulan Liverpool yang dicetak bekas pemain Salzburg lainnya, Naby Keita, pada menit ke-57.

    "Saya pikir tadi adalah pertandingan yang sulit. Kami sudah mengharapkannya. Lantas pada babak kedua kami meningkatkan kualitas dan menciptakan banyak peluang," kata Mane kepada stasiun tv BT Sport selepas laga dilansir laman resmi UEFA.

    "Naby mencetak gol cantik melawan bekas timnya sendiri. Saya turut senang untuknya dan jelas kami pantas menang malam ini," ujarnya menambahkan.

    Semenit setelah gol Keita, Mohamed Salah menggandakan keunggulan usai memperdaya kiper Cican Stankovic dan melepaskan tembakan penyelesaian dari sudut sempit yang berakhir sebagai gol indah.

    Namun, Mane sendiri punya setidaknya tiga peluang berbahaya yang sayangnya selalu gagal bersarang ke gawang Salzburg di laga tersebut.

    "Tentu selalu menyenangkan bisa kembali ke sini," kata Mane. "Saya mencintai klub ini, suporternya dan orang-orang di kota ini. Maaf kawan, tapi ini sepak bola dan kami harus melakukan pekerjaan kami."

    Kemenangan atas Salzburg memastikan Liverpool sebagai pemuncak klasemen akhir Grup E berbekal 13 poin dan melangkah ke babak 16 besar didampingi Napoli yang menang telak di laga lain kontra KRC Genk.

    Liverpool akan mengetahui lawan mereka di babak 16 besar dalam upaya mempertahankan gelar juara Liga Champions saat pengundian dilakukan oleh UEFA pada 16 Desember 2019.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?