Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kepergian Jurgen Klopp dari Liverpool dan Warisannya di Anfield

image-gnews
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp melakukan selebrasi usai memenangkan gelar Carabao Cup setelah pertandingan final Carabao Cup di Stadion Wembley, London, 25 Februari 2024. REUTERS/Carl Recine
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp melakukan selebrasi usai memenangkan gelar Carabao Cup setelah pertandingan final Carabao Cup di Stadion Wembley, London, 25 Februari 2024. REUTERS/Carl Recine
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika Jurgen Klopp berbicara kepada media untuk pertama kali sebagai manajer Liverpool pada Oktober 2015, ia berbicara tentang mengubah keraguan publik terhadapnya menjadi sebuah keyakinan. Hampir satu dekade dengan capaian sejumlah trofi, dia pergi dengan tercapainya sejumlah misi.

Laki-laki asal Jerman berusia 56 tahun ini sepenuhnya mendukung pepatah bahwa tidak ada individu yang bisa lebih besar daripada sebuah klub sepak bola. Namun, saat ia bersiap untuk pertandingan ke-491 atau pertandingan terakhir dalam masa kepelatihannya di Anfield, dampak Klopp terhadap klub dan Kota Merseyside sudah begitu terasa.

“Apa yang telah dia lakukan sungguh luar biasa, tidak hanya untuk klub tetapi juga untuk kota ini. Kita tidak akan pernah melihat orang seperti dia lagi,” kata John Pearman, pendiri dan editor Red All Over The Land, tentang Klopp.

Klopp tidak hanya mengembalikan klubnya ke puncak sepakbola Inggris dan Eropa. Ia juga mewujudkan semangat dari sebuah kota yang selalu menganggap dirinya sedikit berbeda. Di lapangan sepak bola heavy metal berintensitas tinggi yang ia bawa menghasilkan tujuh trofi termasuk gelar Liga Inggris pertama dalam 30 tahun, satu mahkota Liga Champions, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.

Dari situ, Klopp memahami jiwa penduduk kota. Ia menunjukkan empati serta kasih sayang dan selalu berhasil mempertahankan sudut pandang yang mengagumkan.

Sebagai tanda ikatan antara Klopp dan Liverpool, ia diberi status Freedom of the City pada tahun 2022. Upacara ini dihadiri oleh Margaret Aspinall, Ketua Hillsborough Family Support Group yang mengkampanyekan keadilan bagi para korban tragedi tahun 1989. Tragedi ini mengakibatkan kematian 97 penggemar.

“Setiap keluarga mempunyai banyak kesedihan namun dia memberikan kebahagian kepada kami. Kegembiraan yang dia berikan kepada Anda membuat Anda sejenaak melupakan semua kesedihan, itulah yang dia lakukan,” kata Aspinall.

Liverpool mempunyai sejumlah manajer hebat, namun Pearman mengatakan Klopp akan dihargai sama seperti Bill Shankly yang pernah mengatakan bahwa, "Beberapa orang percaya sepak bola adalah masalah hidup dan mati, saya sangat kecewa dengan sikap itu. Saya jamin itu jauh lebih penting dari itu."

Pemandangan drone menunjukkan mural Jurgen Klopp di sisi sebuah rumah dekat Anfield sebelum pertandingan terakhir Klopp sebagai manajer Liverpool di Inggris, 16 Mei 2024. REUTERS/Carl Recine.

Klopp telah membawa semangat ke dalam pekerjaannya mendekati level fanatik. Sprint khasnya di tepi lapangan untuk merayakan gol akan menjadi ikon bagi sejarah Liverpool.

Dia memperlakukan para pemainnya seperti keluarga dekat. Dia selalu menjadi orang terakhir yang meninggalkan lapangan dalam kemenangan atau kekalahan. Klopp memberi hormat kepada para penggemar. Ia akan menjadi pelatih yang sulit untuk ditiru.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia membuat Liverpool berada dalam kondisi sehat. Sejumlah pemain muda berbakat telah menorehkan prestasi bersamanya seperti Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, Alisson dan Mohamed Salah.

Liverpool jauh berbeda di tangan Klopp. Ia datang menggantikan Brendan Rodgers saat The Reds terpuruk di peringkat 10 klasemen Liga Inggris dan membuat para fans kecewa. Tidak ada perbaikan yang cepat ketika Liverpool hanya finis di urutan kedelapan musim itu.

Penampilan di final Piala Liga dan Liga Europa mengisyaratkan era baru. Di musim penuh pertamanya sebagai pelatih, Klopp membawa Liverpool kembali ke Liga Champions dan mereka melaju ke final edisi 2018. Namun, Si Merah kalah dari Real Madrid.

Segalanya mulai berjalan lancar pada musim berikutnya. Ia membawa Liverpool dalam perburuan gelar Liga Inggris yang epik bersama Manchester City. The Reds hanya menjadi tim peringkat kedua meski mengumpulkan 97 poin.

Penebusan terjadi ketika Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur di final Liga Champions 2019. Musim itu, Klopp memimpin para pemainnya melakukan comeback yang menggelitik untuk mengalahkan Barcelona dengan agregat 4-3 di babak semifinal.

Penantian 30 tahun Liverpool untuk meraih gelar Liga Inggris berakhir pada musim berikutnya. Sayangnya, pandemi Covid-10 membuat perayaan gelar hampa tanpa suporter. Liverpool memastikan gelar dengan tujuh pertandingan tersisa.

Fase terakhir Klopp seolah akan menjadi babak yang gemilang ketika timnya mengejar quadruple musim ini. Namun, Virgil van Dijk dan kawan-kawan harus puas hanya dengan kemenangan atas Chelsea di final Piala Liga.

Saat bersiap untuk pergi, Klopp mengaku tidak ada penyesalan selama berkiprah di Liverpool. “Bisakah orang lain melakukannya lebih baik? Mungkin,” kata Klopp pada konferensi pers pra-pertandingan terakhirnya pada hari Jumat, 17 Mei 2024. "Tetapi saya tidak bisa. Selebihnya akan dinilai oleh masyarakat, dan saya yakin sebagian besar menganggap kami baik-baik saja."

REUTERS | TEMPO.CO

Pilihan Editor: Prediksi Arsenal vs Everton di Liga Inggris Pekan Terakhir: Jadwal Live, H2H, Kondisi Tim, Perkiraan Formasi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Liverpool Berminat dengan Kenan Yildiz, Mengenal Pesepak Bola Asal Turki Ini

2 hari lalu

Aksi pemain Juventus, Kenan Yildiz menjebol gawang Frosinone dalam laga perempat final Coppa Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia, 11 Januari 2024. Hasil ini mengantarkan Juventus ke semifnal Coppa Italia dan akan menghadapi Lazio yang lebih dulu lolos dengan menyingkirkan AS Roma 1-0.  REUTERS/Massimo Pinca
Liverpool Berminat dengan Kenan Yildiz, Mengenal Pesepak Bola Asal Turki Ini

Liverpool mengincar pemain muda Juventus Kenan Yildiz


Jadwal Pekan Pertama Liga Inggris 2024-2025 Diumumkan, Ada Laga Chelsea vs Manchester City

4 hari lalu

Logo Liga Inggris.
Jadwal Pekan Pertama Liga Inggris 2024-2025 Diumumkan, Ada Laga Chelsea vs Manchester City

Premier League mengumumkan jadwal pekan pertama Liga Inggris musim 2024-2025. Ada laga besar Chelsea vs Manchester City.


Media Wales Kritik Nathan Tjoe-A-On, Pemain Timnas Indonesia Itu Diragukan Tembus Skuad Utama Swansea City Musim Depan

4 hari lalu

Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
Media Wales Kritik Nathan Tjoe-A-On, Pemain Timnas Indonesia Itu Diragukan Tembus Skuad Utama Swansea City Musim Depan

Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On dinilai lambat beradaptasi dengan suasana Divisi Championship Inggris yang kompetitif.


Erik ten Hag Ungkapkan sebelum Putuskan Lanjutkan Kerja Sama Manchester United Sempat Dekati Thomas Tuchel

5 hari lalu

Pelatih Manchester United Erik ten Hag. REUTERS
Erik ten Hag Ungkapkan sebelum Putuskan Lanjutkan Kerja Sama Manchester United Sempat Dekati Thomas Tuchel

Erik ten Hag mengungkapkan bahwa ia nyaris terdepak dari Old Trafford dan Manchester United sempat merayu mantan pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel.


32 Tahun Mohamed Salah Pemain Mesir Bersinar di Liverpool

6 hari lalu

Pemain Liverpool Mohamed Salah. REUTERS/Carl Recine
32 Tahun Mohamed Salah Pemain Mesir Bersinar di Liverpool

Karier sepak bola Mohamed Salah kapten Timnas Mesir ini terus bersinar bersama Liverpool di usianya yang ke-32.


Tangani Brighton, Fabian Hurzeler Jadi Pelatih Termuda di Liga Inggris

6 hari lalu

Fabian Hurzeler. REUTERS/Kai Pfaffenbach
Tangani Brighton, Fabian Hurzeler Jadi Pelatih Termuda di Liga Inggris

Fabian Hurzeler menjadi pelatih atau manajer penuh waktu termuda Liga Inggris setelah ditunjuk menengani Brighton and Hove Albion.


Rayakan Konser ke-100, Taylor Swift Konfirmasi The Eras Tour Berakhir di Desember 2024

8 hari lalu

Taylor Swift. Foto: Instagram/@taylorswift
Rayakan Konser ke-100, Taylor Swift Konfirmasi The Eras Tour Berakhir di Desember 2024

Taylor Swift memulai The Eras Tour sejak Maret 2023 dan akan berakhir pada 8 Desember 2024


Mengapa Borussia Dortmund Berpisah dengan Pelatih Edin Terzic Hanya 2 Pekan setelah Final Liga Champions?

8 hari lalu

Pelatih Borussia Dortmund Edin Terzic. Doc. UEFA.
Mengapa Borussia Dortmund Berpisah dengan Pelatih Edin Terzic Hanya 2 Pekan setelah Final Liga Champions?

Borussia Dortmund resmi mengumumkan berpisah dengan pelatih Edin Terzic dua pekan setelah tampil di Liga Champions.


Mengenal Florian Wirtz yang Tak Jadi Diincar Liverpool

9 hari lalu

Florian Wirtz. FOTO/Instagram/flowirtz27
Mengenal Florian Wirtz yang Tak Jadi Diincar Liverpool

Klub Liga Inggris, Liverpool FC membantah soal kabar transfer Florian Wirtz


Bantah Carlo Ancelotti, Real Madrid Nyatakan Bakal Main di Piala Dunia Antarklub 2025

11 hari lalu

Bantah Carlo Ancelotti, Real Madrid Nyatakan Bakal Main di Piala Dunia Antarklub 2025

Real Madrid resmi mengumumkan bahwa mereka siap ikut serta untuk bermain di kompetisi Piala Dunia Antarklub 2025.