Marko Simic Borong Dua Penghargaan di Indonesian Soccer Awards

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta, Marko Simic. ANTARA/Hafidz Mubarak

    Pemain Persija Jakarta, Marko Simic. ANTARA/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Persija Jakarta Marko Simic meraih dua gelar individu dalam ajang Indonesian Soccer Awards, Jumat, berkat performa apiknya selama tahun 2019.

    Dikutip dari laman Persija di Jakarta, Jumat, Simic dinobatkan sebagai penyerang terbaik dan meraih gol terfavorit versi Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI).

    Dia mengalahkan para pesaingnya yakni Titus Bonai (Persipura), Ilija Spasojevic (Bali United), Alex Goncalves (Persela) dan Alberto Goncalves (Madura United).

    Marko Simic dinilai memiliki performa di atas pemain-pemain lainnya setelah melesakkan total 28 gol di Liga 1 Indonesia 2019 yang membuat menjadi penyerang tersubur di kompetisi.

    Sementara yang menjadi gol terfavorit adalah gol tendangan bebas Marko Simic saat Persija menundukkan Kalteng Putra dengan skor 3-0 di Liga 1 Indonesia 2019.

    Penyerang asal Kroasia itu sendiri tidak menghadiri penyerahan penghargaan karena masih berada di kampung halamannya.

    Akan tetapi, dia tetap memberikan apresiasi kepada keluarga dan seluruh pemain Persija yang dinilai Simic selalu memberikan dukungan.

    “Terima kasih kepada PSSI, APPI, Persija dan seluruh rekan-rekan pemain. Penghargaan ini saya berikan kepada keluarga dan keponakan saya,” kata Simic.

    Meski tidak berhasil membawa Persija mempertahankan gelar juara Liga 1 yang terakhir kali direngkuh pada tahun 2018, Simic mencatatkan performa gemilang di Liga 1 2019.

    Jika pada tahun 2018 dia hanya membuat 18 gol di Liga 1, musim berikutnya Simic sukses menyarangkan 28 gol di liga.

    Namun di tahun 2018, Simic sukses menjadi top skor turnamen pramusim Piala Presiden 2018 dengan koleksi 11 gol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?