Pembelaan Neymar Soal Tudingan Langgar Kebijakan Isolasi Corona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neymar. Reuters

    Neymar. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaNeymar tengah jadi sorotan di Brasil karena dianggap melanggar kebijakan isolasi pandemi virus corona. Dalam 14 hari masa isolasi dirinya, Bintang Paris Saint-Germain itu terlihat bermain voli kaki (footvolley) bersama teman-temannya di rumahnya dekat Rio de Janeiro.

    Pemain asal Brasil itu mendapat kecaman dari sejumlah media setempat setelah aksinya di properti miliknya di Mangaratiba itu tersebar. Dalam foto itu ia terlihat bertelanjang dada bermain dan berlatih di lapangan berpasir. Selain dia, dalam foto itu juga terlihat lima orang lain yang semuanya bertelanjang dada.

    Neymar dan teman-temannya setelah main footvolley. (time24news)

    Neymar, lewat perwakilannya, segera menjawab kritikan itu dengan mengeluarkan pernyataan.

    "Foto-foto itu menunjukkan Neymar Jr. bersama orang-orang yang dikarantina bersamanya, orang-orang yang tinggal dan bepergian bersama dari Paris ke Brasil," kata grup manajemen pemain 28 tahun itu dalam sebuah pernyataan kepada media.

    "Neymar Jr menawarkan rumahnya agar semua orang dapat menghabiskan 14 hari pertama di sana sebelum bertemu keluarga mereka masing-masing. Rumah itu memenuhi aturan karantina dan sepenuhnya terisolasi, yang memungkinkan kedamaian dan ketenangan baginya untuk melanjutkan pelatihan dan menjaga orang-orang yang dicintainya di tengah rasa sakit dan kurungan dunia ini."

    Neymar mendapat izin dari PSG untuk kembali ke Brasil pekan lalu karena wabah corona, yang telah mendorong penangguhan seluruh kompetisi sepak bola Eropa. Ia pergi sebelum Prancis menjalani lockdown.

    Meskipun Brasil belum mewajibkan karantina wilayah terkait pandemi virus corona, pemerintah Negara Bagian Rio de Janeiro telah mendesak orang-orang untuk menghindari kontak sosial, yang sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    "Tidak ada kunjungan atau pertemuan bisnis di rumah itu, terutama karena kondominium itu sendiri hanya memberikan akses kepada penghuninya," kata pernyataan itu.

    "Pengecualian kunjungan diberikan untuk putranya, Davi Lucca, yang datang untuk tinggal bersama sang ayah. Davi, ibunya, ayah tiri, dan saudara lelakinya ada di Paris beberapa hari sebelumnya untuk mengunjunginya. Neymar Jr. menjaga jarak dari anggota keluarga lain, seperti ibunya, saudara perempuan, dan neneknya, misalnya, karena dia mengerti bahwa ini adalah momen yang membutuhkan upaya untuk kebaikan bersama."

    MARCA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.