Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Buntut Sanksi Pemerintah Inggris, Chelsea Terancam Kehilangan 3 Pemain Kunci

Reporter

Editor

Nurhadi

image-gnews
Aksi hening pemain Chelsea untuk menghormati Ukraina yang diinvasi Rusia sebelum laga di kandang Burnley, 5 Maret 2022. REUTERS/Craig Brough
Aksi hening pemain Chelsea untuk menghormati Ukraina yang diinvasi Rusia sebelum laga di kandang Burnley, 5 Maret 2022. REUTERS/Craig Brough
Iklan

TEMPO.CO, JakartaDi tengah kompetisi Liga Premier musim ini, Chelsea harus menghadapi cobaan berat. Pasalnya, pemerintah Inggris resmi menjatuhkan sanksi terhadap pemilik klub Roman Abramovich sebagai respons atas operasi militer Rusia ke Ukraina. Kedekatannya dengan Vladimir Putin disinyalir menjadi alasan kuat di balik keputusan tersebut. 

Buntut dari sanksi itu, seluruh aset Chelsea dibekukan dan klub akan mengalami sejumlah kerugiaan secara keseluruhan. Jika pembekuan aset berlanjut hingga musim panas, Chelsea tidak bisa melakukan penawaran kontrak baru ke pemainnya. Dilansir dari Forbes, klub yang ditukangi Thomas Tuchel ini terancam kehilangan tiga pemain kunci, yakni sebagai berikut: 

1. Cesar Azpilicueta

Cesar Azpilicueta memulai debut bersama Chelsea pada 2012. Selama satu dekade di London Barat, ia memainkan peran kunci dan menyandang sebagai kapten tim. Sembilan trofi telah ditorehkannya, termasuk trofi domestik dan Liga Champions Eropa. Namun, kontraknya bersama The Blues akan berakhir di pengujung musim ini. Pemain berusia 32 tahun tersebut berpotensi harus hengkang dari Stamford Bridge dan dirumorkan akan berpindah ke FC Barcelona. 

2. Antonio Rudiger 

Di bawah asuhan Thomas Tuchel, Antonio Rudiger menjadi salah satu bek terbaik di Liga Premier Inggris. Jika Chelsea tidak bisa memperpanjang kontraknya karena sanksi yang dialami The Blues, pemain asal Jerman tersebut terpaksa pergi meninggalkan Chelsea. Kepergian mantan pemain AS Roma ini tentu akan merugikan skuad tim. Pada Juni 2022 nanti, Rudiger akan menyandang status bebas transfer. 

3. Andreas Christensen

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nama Andreas Christensen tercatat sebagai pemain ketiga yang bakal angkat kaki dari Chelsea pada akhir musim. Melansir Daily Star, kontrak pemain berdarah Denmark ini diketahui berakhir tanggal 30 Juni 2022. Sebelumnya, pembicaraan perpanjangan kontrak sempat dilakukan. Namun, selepas sanksi dari pemerintah Inggris, upaya mempertahankan Christensen sulit dilakukan. 

HARIS SETYAWAN

Baca juga: Pemilik Chelsea Roman Abramovich Terancam Sanksi Baru dari Uni Eropa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Limousine Aurus Oleh-oleh Vladimir Putin untuk Kim Jong Un, Ini Spesifikasinya

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengendarai mobil Aurus di Pyongyang, Korea Utara dalam gambar yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea 20 Juni 2024.  KCNA via REUTERS
Limousine Aurus Oleh-oleh Vladimir Putin untuk Kim Jong Un, Ini Spesifikasinya

Vladimir Putin memberikan hadiah Limousine Aurus untuk Kim Jong Un saat berkunjung ke Pyongyang, Korea Utara. Ini spesifikasi kendaraan Presiden Rusia


Top 3 Dunia: Cina Ogah Campuri Hubungan Rusia-Korut hingga Makan Gratis Jepang

1 hari lalu

Seorang siswa menyantap makan siang gratis mereka di SMP Senju Aoba di Tokyo, Jepang 29 Juni 2022. REUTERS/Issei Kato
Top 3 Dunia: Cina Ogah Campuri Hubungan Rusia-Korut hingga Makan Gratis Jepang

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 22 Juni 2024 diawali Cina yang menolak mengomentari kesepakatan Rusia-Korea Utara


PM Hungaria: Sia-sia Upaya Negara Barat dan NATO Ingin Kalahkan Rusia di Ukraina

2 hari lalu

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Yuri Kochetkov/Pool via REUTERS/File Photo
PM Hungaria: Sia-sia Upaya Negara Barat dan NATO Ingin Kalahkan Rusia di Ukraina

PM Hungaria Viktor Orban menilai upaya Barat dan NATO untuk mengalahkan Rusia dalam perang di Ukraina akan sia-sia dan malah harus membayar mahal


Jerman Tangkap Warga Rusia, Ukraina dan Armenia atas Tuduhan Mata-mata

2 hari lalu

Petugas polisi Jerman bekerja selama penggerebekan. (File photo: Reuters)
Jerman Tangkap Warga Rusia, Ukraina dan Armenia atas Tuduhan Mata-mata

Jerman menangkap tiga pria - seorang Rusia, seorang Ukraina dan seorang Armenia - karena dicurigai menjadi mata-mata untuk badan intelijen asing.


Kremlin: Rusia Terbuka untuk Berdialog dengan AS, Termasuk Soal Ukraina

2 hari lalu

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS
Kremlin: Rusia Terbuka untuk Berdialog dengan AS, Termasuk Soal Ukraina

Kremlin menekankan pentingnya dialog antara Rusia dan AS mengenai masalah global yang menumpuk.


Cerita Putin Pamer Limosin Aurus Buatan Rusia di Sela Kunjungannya ke Korea Utara

2 hari lalu

Cerita Putin Pamer Limosin Aurus Buatan Rusia di Sela Kunjungannya ke Korea Utara

Putin melompat ke belakang kemudi limosin lapis baja hitam, yang merupakan mobil resmi kepresidenannya di Rusia, dan Kim duduk di kursi penumpang.


Detail Hasil Pembicaraan Vladimir Putin dan Kim Jong Un di Korea Utara

2 hari lalu

Detail Hasil Pembicaraan Vladimir Putin dan Kim Jong Un di Korea Utara

Kim Jong Un mengungkapkan keyakinannya bahwa "persahabatan yang kuat antara kedua negara akan semakin kuat" selama lawatan Vladimir Putin ke Pyongyang


Kementerian Luar Negeri Cina Tak Mau Ikut Campur Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif Rusia-Korut

2 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersulang saat menghadiri resepsi kenegaraan di Pyongyang, Korea Utara 19 Juni 2024. Sputnik/Vladimir Smirnov/Pool via REUTERS
Kementerian Luar Negeri Cina Tak Mau Ikut Campur Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif Rusia-Korut

Kementerian Luar Negeri Cina tak mau komentari Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif antara Rusia dan Korea Utara


Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

3 hari lalu

Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

Kementerian luar negeri Korea Selatan memanggil duta besar Rusia sebagai protes atas perjanjian antara Rusia dan Korea Utara


Vladimir Putin Tahu Alasan Ukraina Minta Tentara Rusia Ditarik

3 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memberi isyarat di atas panggung dalam sebuah acara bersama Presiden Vietnam To Lam, yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Tahu Alasan Ukraina Minta Tentara Rusia Ditarik

Vladimir Putin menyebut permintaan Ukraina agar tentara Rusia ditarik hanyalah rencana Kyev untuk tetap berkuasa.