Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hadapi Uzbekistan di Perempat Final Piala Dunia U-17 Sabtu Sore Ini, Prancis Ingin Menang Tanpa Adu Penalti

Editor

Sapto Yunus

image-gnews
Pesepak bola Timnas Prancis U-17, Mathis Amougou bersama rekan setimnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Korea Selatan U-17 pada pertandingan Grup E Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta Intenational Stadium (JIS), Jakarta, Rabu, 15 November 2023. Gol tunggal Mathis Amougou membawa skuad muda Les Blues menang atas Timnas Korea Selatan U-17. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pesepak bola Timnas Prancis U-17, Mathis Amougou bersama rekan setimnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Korea Selatan U-17 pada pertandingan Grup E Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta Intenational Stadium (JIS), Jakarta, Rabu, 15 November 2023. Gol tunggal Mathis Amougou membawa skuad muda Les Blues menang atas Timnas Korea Selatan U-17. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPelatih timnas U-17 Prancis, Jean-Luc Vannuchi, ingin menang tanpa adu penalti melawan Uzbekistan U-17 di babak perempat final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 25 November 2023, pukul 15.30 WIB. 

Ia mengatakan menentukan kemenangan lewat adu penalti akan membuat stres. Setidaknya, itulah pengalaman yang mesti dilalui timnas U-17 Prancis saat menyingkirkan Senegal di babak 16 besar pada Rabu lalu.

"Saya harap kami bisa menang tanpa adu penalti saat berjumpa Uzbekistan. Karena adu penalti memang bikin stres,” kata Jean-Luc Vannuchi seperti dikutip dari keterangan resmi tim media PSSI.

"Apalagi Uzbekistan adalah tim yang sangat sulit dihadapi. Mereka tim yang kompak. Saat berhasil melakukan recovery bola, mereka bisa melakukan serangan balik dengan sangat cepat.”

Tim berjulukan The Little Blues itu sudah menganalisis peta kekuatan Uzbekistan. Vannuchi menyebut tim lawan yang dilatih Jamoliddin Rakhmatullaev sudah memperlihatkan penampilan yang mengejutkan di turnamen ini.

Uzbekistan telah membuat repot lawan-lawannya dari fase grup hingga babak sistem gugur, termasuk timnas U-17 Inggris yang mereka tumbangkan di babak 16 besar.

"Uzbekistan adalah tim tangguh. Mereka punya mentalitas bagus. Para pemainnya juga kerap bekerja keras. Mereka akan menjadi lawan yang sulit dihadapi. Kami harus mencari solusi," ujar Vannuchi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Mereka bisa menang atas Kanada, lalu bermain imbang melawan Spanyol. Di babak 16 besar, mereka menang melawan Inggris. Jadi ini akan menjadi tantangan yang berat bagi Prancis," kata dia menambahkan.

Pelatih berusia 53 tahun itu juga memastikan pemainnya dalam kondisi yang bagus menjelang laga perempat final. Dia memuji kualitas lapangan latihan yang disediakan saat berlatih di Kota Bengawan.

"Semua tim melakukan perpindahan dari satu kota ke kota lainnya pada turnamen ini. Kami sudah melakukan perjalanan kemarin. Kondisi lapangan juga sangat bagus. Jadi kemarin dan hari ini kondisinya sangat bagus untuk bekerja," katanya.

Pilihan editor: Al Nassr Kalahkan Al Akhdoud 3-0 di Liga Pro Saudi, Cristiano Ronaldo Cetak Brace

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


39 Tahun Perjanjian Schengen, Berikut Kilas Balik Kelahiran Visa Schengen

7 hari lalu

Ilustrasi Visa Schengen (Freepik.com)
39 Tahun Perjanjian Schengen, Berikut Kilas Balik Kelahiran Visa Schengen

Pada 14 Juni tepatnya 39 tahun lalu 5 negara menandatangani sebuah perjanjian Schengen yang melahirkan Visa Schengen. Apakah itu?


Basuki Hadimuljono Ajak WNI di Uzbekistan Ikut Bangun IKN

9 hari lalu

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. TEMPO/Riri Rahayu
Basuki Hadimuljono Ajak WNI di Uzbekistan Ikut Bangun IKN

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak warga negara Indonesia atau WNI di Uzbekistan ikut bangun IKN.


Presiden Prancis Tangguhkan Reformasi Pemilu di Kaledonia Baru

10 hari lalu

Asap mengepul dari api di tengah kerusuhan menentang rencana untuk mengizinkan lebih banyak orang mengambil bagian dalam pemilihan lokal di wilayah yang dikuasai Prancis, yang ditolak oleh pengunjuk rasa penduduk asli Kanak, di Noumea, Kaledonia Baru 14 Mei 2024. Djelyna Lebonwacalie/via REUTERS
Presiden Prancis Tangguhkan Reformasi Pemilu di Kaledonia Baru

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan menunda rencana reformasi pemilu di wilayah luar negerinya di Kaledonia Baru.


Jadwal, Daftar Skuad, Peta Persaingan Grup D Piala Eropa 2024: Prancis, Belanda, Polandia, dan Austria

10 hari lalu

Pemain Timnas Belanda, Jurrien Timber dan Marten de Roon menghadang pemain Timnas Prancis, Kylian Mbappe dalam Kualifikasi Piala Eropa 2024 di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 24 Maret 2023. REUTERS/Gonzalo Fuentes
Jadwal, Daftar Skuad, Peta Persaingan Grup D Piala Eropa 2024: Prancis, Belanda, Polandia, dan Austria

Dua mantan juara Eropa, yakni Prancis dan Belanda, menjadi penghuni Grup D Euro 2024 atau Piala Eropa 2024. Apakah akan mudah lolos dari grup?


Macron Ingin Bubarkan Parlemen Prancis Usai Partainya Kalah di Pemilu Uni Eropa

12 hari lalu

Presiden Prancis Emmanuel Macron melihat ke bawah di samping Menteri Luar Negeri dan Eropa Prancis Catherine Colonna selama konferensi kemanusiaan internasional untuk warga sipil di Gaza, di Istana Kepresidenan Elysee, di Paris, Prancis, pada 9 November 2023. Reuters
Macron Ingin Bubarkan Parlemen Prancis Usai Partainya Kalah di Pemilu Uni Eropa

Partai yang dipimpin Emmanuel Macron kalah dari partai sayap kanan dalam pemilu Uni Eropa.


Museum Keju di Prancis Ajak Pengunjung Melihat Pembuatan Keju Tradisional

12 hari lalu

Ilustrasi keju. Shutterstock
Museum Keju di Prancis Ajak Pengunjung Melihat Pembuatan Keju Tradisional

Museum keju di Paris akan dibuka pada 1 4 Juni 2024


Toko Milik WNI di Prancis Dapat Penghargaan The Best Fine Grocery Store 2024

14 hari lalu

ilustrasi supermarket (pixabay.com)
Toko Milik WNI di Prancis Dapat Penghargaan The Best Fine Grocery Store 2024

Toko yang menjual makanan dan minuman milik WNI di Prancis mendapat penghargaan The Best Fine Grocery Store 2024


Prancis Akan Kirim Jet Tempur Mirage 2000 ke Ukraina

15 hari lalu

Presiden Prancis Macron menghadiri konferensi video KTT Iklim, di Istana Elysee di Paris, Prancis, 22 April 2021. [Ian Langsdon / Pool via REUTERS]
Prancis Akan Kirim Jet Tempur Mirage 2000 ke Ukraina

Emmanuel Macron mengumukan pihaknya akan mengirimkan ke Kyev jet tempur Mirage 2000 dan melatih beberapa pilot asal Ukraina


Turis Cina Keluarkan Uang Paling Banyak untuk Liburan Selama 2023, Total Rp3.197 Triliun

16 hari lalu

Turis Cina mengenakan masker bedah saat mereka berpose untuk foto, setelah Sri Lanka mengkonfirmasi kasus pertama virus corona di negara itu, di Kolombo, Sri Lanka, Selasa, 28 Januari 2020. Hingga hari Ahad, 2 Februari 2020, jumlah kasus corona telah lebih dari 14.000 dan yang tewas mencapai 305 jiwa. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Turis Cina Keluarkan Uang Paling Banyak untuk Liburan Selama 2023, Total Rp3.197 Triliun

Angka tersebut masih lebih kecil dibandingkan pengeluaran turis Cina sebelum pandemi


Shiloh Jolie-Pitt Ingin Lepas Nama Belakang Ayahnya, Ini Respons Brad Pitt

18 hari lalu

Angelina Jolie menemani Shiloh Jolie-Pitt  menonton konser rock band Mneskin di Roma. Foto : People
Shiloh Jolie-Pitt Ingin Lepas Nama Belakang Ayahnya, Ini Respons Brad Pitt

Brad Pitt dan Angelina Jolie punya 3 anak kandung, Shiloh, si kembar Knox dan Vivienne. Kini, Shiloh Jolie-Pitt ingin menghapus nama belakang ayahnya.