Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mantan Bintang Barcelona Dani Alves Diadili karena Kasus Pelecehan Seksual, Terancam Hukuman 9 Tahun

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Dani Alves. Instagram
Dani Alves. Instagram
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain Barcelona dan Timnas Brasil, Dani Alves, akan diadili di Barcelona, Spanyol, pada Senin waktu setempat, 5 Februari 2024. Ia didakwa telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di kamar mandi sebuah klub malam di kota itu pada 2022.

Pemain bertahan berusia 40 tahun itu ditangkap liga Spanyol pada Januari tahun lalu dan telah ditahan sejak saat itu.

Alves awalnya membantah melakukan hubungan seksual dengan wanita yang dia katakan tidak dia kenal. Dia kemudian mengubah keterangannya dan mengatakan bahwa dia melakukan hubungan seks atas dasar suka sama suka dengan penuduhnya. Dia menyatakan awalnya menyangkal untuk melindungi pernikahannya.

Kasus ini telah menarik perhatian yang signifikan tidak hanya karena profil Alves, namun juga karena kekerasan seksual merupakan tema politik yang dominan di Spanyol. Tema ini menjadi perhatian terutama setelah ciuman tanpa persetujuan yang dilakukan oleh ketua Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales terhadap salah satu pemain wanita timnas usai menjuarai Piala Agustus 2023.

Di Spanyol, klaim pemerkosaan dan pelecehan seksual diselidiki di bawah pasal penyerangan seksual. Mereka yang bersalah bisa divonis dengan hukuman penjara antara empat hingga 15 tahun.

Dalam kasus Alves, jaksa menuntut hukuman penjara sembilan tahun dan ganti rugi sebesar 150,000 euro untuk wanita yang menjadi korban.

Sebuah panel yang terdiri dari tiga hakim akan memimpin persidangan yang diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari. Sidang ini akan mencakup kesaksian dari Alves, terduga korban, dan sekitar 30 orang lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Terduga korban akan memberikan kesaksian dari balik layar dan dalam rekaman persidangan. Suara dan gambarnya akan disamarkan untuk melindungi identitasnya.

Pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang remaja pada tahun 2016 saat festival lari banteng di San Fermin menyebabkan pengetatan undang-undang kekerasan seksual di Spanyol. Diskusi nasional tentang topik tersebut masih terus berlanjut hingga hari ini karena tingkat kekerasan gender masih tetap tinggi.

Alves adalah salah satu pemain sepak bola tersukses dalam sejarah. Ia telah memenangi lebih dari 40 trofi untuk negaranya dan klub-klub seperti Barcelona. Setelah penangkapannya, ia dipecat oleh Pumas UNAM di Meksiko.

REUTERS

Pilihan Editor: Ganasnya Piala Afrika Terus Makan Korban, Rui Vitoria Jadi Pelatih Ketujuh yang Dipecat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Eks Rektor Universitas Pancasila Ke Tahap Penyidikan, Ini Kilas Balik Kasusnya

22 jam lalu

Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno (kiri) didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024. Dalam keteranganya, tudingan adanya pelecehan seksual tersebut hanya asumsi karna tidak ada bukti yang sah, ia juga mengaku kasus ini bagian dari politisasi menjelang pemilihan rektor. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Eks Rektor Universitas Pancasila Ke Tahap Penyidikan, Ini Kilas Balik Kasusnya

Polda Metro Jaya naikkan kasus dugaan pelecehan seksual Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Toet Hendratno ke tahap penyidikan.


Eks Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Tahu Kasusnya Naik Penyidikan dari Medsos

1 hari lalu

Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno (kiri) didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024. Dalam keteranganya, tudingan adanya pelecehan seksual tersebut hanya asumsi karna tidak ada bukti yang sah, ia juga mengaku kasus ini bagian dari politisasi menjelang pemilihan rektor. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Eks Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Tahu Kasusnya Naik Penyidikan dari Medsos

Edie Toet mengatakan dirinya belum pernah dipanggil untuk diperiksa di tahap penyidikan. Namun, ia mengklaim akan berkomitmen menghormati hukum


Jadwal Copa America 2024 Dimulai 20 Juni, Lionel Messi Pimpin Timnas Argentina Pertahankan Gelar Juara

4 hari lalu

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi. REUTERS/Agustin Marcarian
Jadwal Copa America 2024 Dimulai 20 Juni, Lionel Messi Pimpin Timnas Argentina Pertahankan Gelar Juara

Turnamen sepak bola antar-negara Amerika, Copa America 2024, akan berlangsung di Amerika mulai 20 Juni hingga 14 Juli 2024.


Bintang Remaja Milik Real Madrid, Endrick, Kembali Sumbang Gol buat Timnas Brasil, Bantu Kalahkan Meksiko 3-2

8 hari lalu

Endrick. REUTERS/Carla Carniel
Bintang Remaja Milik Real Madrid, Endrick, Kembali Sumbang Gol buat Timnas Brasil, Bantu Kalahkan Meksiko 3-2

Endrick, pemain remaja yang musim depan akan bergabung dengan Real Madrid, kembali tampil bersinar dan mencetak gol buat Timnas Brasil.


Ketua DPD PSI Batam Terjerat Kasus Narkoba, Sebelumnya Ketua PSI Jakbar Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

8 hari lalu

Ketua DPD PSI Kota Batam, Susanto. Foto: Istimewa
Ketua DPD PSI Batam Terjerat Kasus Narkoba, Sebelumnya Ketua PSI Jakbar Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Ketua DPD PSI Batam ditangkap karena narkoba, sebelumnya Ketua PSI Jakbar diadukan dalam kasus kekerasan seksual seksual.


Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Tersangka Pencabulan Santriwati Ditangkap Polisi, Sempat Kabur Sebulan

9 hari lalu

Ilustrasi Ditangkap / Ditahan / Diborgol. shutterstock.com
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Tersangka Pencabulan Santriwati Ditangkap Polisi, Sempat Kabur Sebulan

Hasil penyelidikan sementara, terdapat empat santriwati yang menjadi korban pencabulan santriwati ini, satu di antaranya diduga disetubuhi.


Viral Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Bekasi, KPAI Desak Polri Temukan Pemilik Akun Facebook Icha Shakila

9 hari lalu

Polda Metro Jaya menggelar konperensi pers kasus ibu cabuli anak kandung di Tangsel, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Jihan
Viral Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Bekasi, KPAI Desak Polri Temukan Pemilik Akun Facebook Icha Shakila

KPAI mengatakan, pemilik akun Facebook Icha Shakila, yang mendorong dua ibu cabuli anak itu bisa saja tergabung dalam sebuah sindikat.


Polisi dan Komnas Perlindungan Anak Larang Warganet Sebar Video Ibu Lecehkan Anak, Ini Ancaman Hukumannya

12 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak laki-laki. Shutterstock
Polisi dan Komnas Perlindungan Anak Larang Warganet Sebar Video Ibu Lecehkan Anak, Ini Ancaman Hukumannya

Kasus ibu kandung melecehkan anak membuat geger. Komnas Perlindungan Anak dan polisi melarang warganet sebarkan videonya. Ada ancaman hukumannya.


Presiden Barcelona Joan Laporta Ungkap Penyebab Utama Pemecatan Xavi Hernandez

12 hari lalu

Xavi Hernandez. REUTERS/Albert Gea
Presiden Barcelona Joan Laporta Ungkap Penyebab Utama Pemecatan Xavi Hernandez

Presiden Barcelona Joan Laporta akhirnya mengungkapkan secara terbuka alasan pemecatan pelatih Xavi Hernandez.


Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila Mandek, Pengacara Eks Rektor Sebut Hasil Visum Belum Keluar

13 hari lalu

Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno (kiri) didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024. Dalam keteranganya, tudingan adanya pelecehan seksual tersebut hanya asumsi karna tidak ada bukti yang sah, ia juga mengaku kasus ini bagian dari politisasi menjelang pemilihan rektor. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila Mandek, Pengacara Eks Rektor Sebut Hasil Visum Belum Keluar

Polisi masih belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual di Universitas Pancasila.